Gorontalo – Walikota Gorontalo Marten A. Taha mengikuti peluncuran sistem Online Single Submission (OSS) Risk Based Approach (RBA) atau Berbasis Risiko secara virtual,bertempat di Rumah dinas Walikota, Senin (9/8/2021).
Peluncuran sistem OSS yang merupakan layanan daring penerbitan izin berusaha bagi pengusaha mikro hingga besar ini diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dari Jakarta.
Sesuai PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang OSS Pelayanan Perizinan telah berakhir pada tanggal 30 Juli 2021. Karena itu pemerintah telah meluncurkan versi baru yakni, OSS RBA pada hari ini.
Diketahui, bahwa Kota Gorontalo pada sistem OSS versi lama telah melakukan banyak perizinan pada UMKM dan Non UMKM.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
“Pada OSS versi lama Pemerintah Kota Gorontalo telah mengurus perizinan sebanyak 1725 Non UMKM, dan 1563 UMKM,” kata Walikota Marten usai mengikuti peluncuran OSS RBA
Namun, Kata Walikota Marten,keberadaan sistem OSS untuk memberikan standar pelayanan bagi semua tingkatan pemerintah yang mengeluarkan izin baik di daerah maupun pusat. Sehingga tanggungjawab yang memberikan izin jelas dan layanan yang diberikan semakin strategis.
“Dengan adanya OSS RBA versi baru ini, para pelaku usaha tidak lagi mengurus perizinan dengan harus datang ke kantor. Perizinan bisa diakses secara online,”Ujar Walikota Marten.
Setelah bukti fisik perizinan telah diterbitkan dapat diambil di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dengan mengikuti prosedur yang ada. (*/Jono)








