Kolonodale – Wakil Bupati Morowali Utara (Morut) H. Djira K melepas kegiatan simulasi siaga bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Utara di pelataran Kantor Bupati Morut di Kolonodale, Kamis (16/6/2022).
Simulasi ini melibatkan berbagai unsur terkait seperti RSUD Kolonodale, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, TNI Polri, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Public Safety Center 119.
Kegiatan itu disaksikan pula Kepala BPBD Morut Gunawan dan sekretaris BPBD Delfia Parenta, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Menurut Kepala BPBD, simulasi siaga bencana ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana kemampuan, kordinasi dan komunikasi dalam penanggulangan bencana sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing pihak.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
Selain itu juga diskenariokan terjadi bencana alam yang membutuhkan pertolongan tim penyelamat dalam waktu singkat.
“Semua tim penyelamat bertugas sesuai SOP (standard operating procedure) masing-masing. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi tumpang tindih di lapangan,” jelas Gunawan.
Dalam sambutannya, Wabup H. Djira K mengemukakan apel siaga bencana yang dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan bencana yang dilakukan saat ini merupakan langkah positif untuk mencegah jika terjadi bencana.
“Memang tidak satupun di antara kita yang suka bencana terjadi, namun kita harus selalu siap jika malapetaka itu benar-benar menimpa daerah kita,” jelas Wabup Djira.
Atas nama pemerintah daerah, Wabup mengapresiasi kegiatan siaga bencana ini dalam rangka meningkatkan kompetensi setiap pegawai sesuai bidangnya masing-masing. (*/John)







