Tomohon– Akhirnya,aktifitas pengeboran sumber daya panas bumi Cluster 13 Area Pertamina Geothermal dan Energy (PGE) Lahendong yang sempat diblokir oleh warga dari Kelurahan Tondangow Kecamatan Tomohon Selatan, dilakukan langkah dukungan pihak Kepolisian dan TNI, hingga aktifitas sudah bisa berjalan, (25/4/2024).
Diakui pihak PGE melalui Johny Alexander Rompas selaku Assistant Manager Government & Public Relations PGE Area Lahendong, sudah beberapa tahapan dilakukan langkah pendekatan, namun untuk kepentingan memenuhi kebutuhan energi negara dalam hal ini listrik, terpaksa harus dilakukan dengan dukungan aparat keamanan demi dioperasionalkan Cluster 13.
“Aktifitas sempat terhenti sekitar 3 minggu, hingga mengganggu sistim distribusi energi listrik bagi masyarakat. Untuk itu, langkah kongkrit dilakoni dengan dioperasikannya kembali Cluster 13. Dalam proses operasional, kami didukung pihak keamanan yakni Kepolisian dan TNI, demi kepentingan negara,” ujar Rompas.
Dijelaskannya, menjadi harapan operasional tetap berjalan dan menjadi normal kembali, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat.
- Gubernur Yulius Instruksikan Jajaran Perkuat Antisipasi El Nino, Katahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi
- Cegah Karhutla Meluas, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Gubernur Yulius Paparkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Pada Program Prioritas dan Kesejahteraan Rakyat
Diketahui hasil pantauan langsung media ini, operasional Cluster 13 telah berjalan kembali walaupun dengan pengawalan aparat keamanan, demi memenuhi target terhadap pelaksanaan proyek untuk kebutuhan energi listrik bagi bangsa dan negara Indonesia. (*/Bert)





