Mitra-Diduga lemahnya pengawas Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) di Kabupaten Minahasa Tenggara khususnya di kawasan pertambangan,membuat banyak Warga Negara Asing (WNA) ilegal berkeliaran tanpa memiliki dokumen yang legal sesuai aturan yang berlaku.
Informasi wartawan media ini,bahwa di perkebunan Pasolo ada kegiatan pertambangan ilegal yang dikelola secara pribadi oleh Warga Cina Wang Hai Feng dan Li Li hui.
Kedua oknum tersebut menurut sumber yang tidak mau namanya (red) disebut diduga tidak memiliki dokumen legal termasuk Visa yang mereka pakai.
“Kedua oknum dicurigai di duga tidak memiliki dokumen bisa Kerja di Indonesia dan gelagatnya sangat mencurigakan, tapi anehnya mereka bisa mengolah tambang di perkebunan Pasolo”. Ujar Warga.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Adanya dugaan tersebut, Kaban Li-Bapan Sulut Marten Sulla meminta dengan tegas untuk mengusut dan memeriksa kedua oknum warga Cina yang saat ini sementara beraktifitas pertambangan di Kabupaten Minahasa Tenggara.
“Ditjen Imigrasi Sulut harus bergerak cepat dengan informasi ini dan itu kami minta dengan tegas”,Ujar Sulla. (Onal_M)








