Manado-Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) melalui Dinas Ketahanan Pangan Daerah bersama Tim Penggerak PKK (TP-PKK), mengadakan Gerakan Pasar Murah (GPM).
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Parkir Kantor Gubernur Sulut, Kamis (27/3/2025) ini, dibuka secara resmi oleh Ketua TP-PKK Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus.
GPM ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog, Satgas Pangan Polri, Bank Indonesia, Aprindo, ID Food, dan Kios Pangan.
Plt Kepala Dinas Pangan Daerah Sulut, Frangky Tintingon, mengungkapkan bahwa berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar, seperti beras medium SPHP sebanyak 10 ton, beras premium Dua Merpati sekitar 1,5 ton, minyak goreng, gula pasir, daging sapi, daging ayam, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, mentega, tepung terigu, telur, dan berbagai produk dari IKM, UKM, serta UMKM.
- Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen Ucapkan Selamat HUT Ke-81 RI : Mengajak Masyarakat Untuk Terus Menjaga Semangat Kemerdekaan
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Gelar Uapacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Di Lapangan Gelora Santiago Tahuna
- Peringati HUT RI ke 81, DPC PDIP Kota Bitung Gelar Berbagai Lomba di Kediaman Mantiri Tangkudung
“Untuk memastikan keamanan pangan, dilakukan uji cepat terhadap bahan pangan segar menggunakan mobil laboratorium dari Badan Pangan Nasional. Hasilnya menunjukkan bahwa tomat, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih bebas dari residu pestisida dan layak dikonsumsi,” terangnya.
Saat membuka kegiatan, Ketua TP-PKK Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, mengapresiasi kegiatan ini dan memastikan bahwa seluruh bahan pangan yang dijual sudah melalui pemeriksaan ketat. “Jangan khawatir, semua produk di pasar murah ini aman, berkualitas, dan tentu saja lebih murah dari harga pasar,” ujarnya.
Setelah peresmian, Ketua TP-PKK menyerahkan bantuan kepada sejumlah warga, kemudian bersama jajaran meninjau langsung setiap tenan dan fasilitas laboratorium yang ada di lokasi. GPM ini akan berlangsung hingga stok habis, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Idul Fitri. (*)








