Toba,Sumut-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali Utara (Morut) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, dengan mengirim 10 putra-putri terbaik daerah untuk menempuh pendidikan S1 Teknik Metalurgi di Institut Teknologi Del (ITD) Sumatera Utara (Sumut).
Penyerahan mahasiswa penerima beasiswa hasil kolaborasi Pemda Morut, PT Nadesico Nickel Industry (NNI), dan CNGR tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, kepada Rektor ITD Sumut, Profb Dr Arnaldo Marulitua Sinaga SY M InfoTech, di Kampus ITD Sitoluama, Laguboti, Kabupaten Toba, Sumut, Selasa (04/08/2026).
Program beasiswa ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga ahli di bidang metalurgi yang diharapkan mampu mendukung pengembangan industri hilirisasi mineral, khususnya sektor nikel yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Morut.
Bupati Delis, dalam sambutannya, menegaskan, bahwa pengiriman mahasiswa ke ITD bukan sekadar memberikan akses pendidikan tinggi, melainkan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi unggul yang memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Kami tidak hanya mengirim mahasiswa untuk kuliah, tetapi sedang menyiapkan generasi yang kelak menjadi tenaga ahli metalurgi dan kembali membangun Morut. Inilah investasi terbaik yang hasilnya akan dirasakan daerah pada masa depan,” tegas Bupati Delis.
Menurutnya, pilihan Program Studi Teknik Metalurgi sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang terus berkembang sebagai kawasan industri pengolahan nikel.
Kehadiran SDM lokal yang memiliki keahlian sesuai kebutuhan industri dinilai menjadi kunci agar masyarakat Morut dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerahnya sendiri.
Bupati Delis, juga menyampaikan apresiasi kepada ITD atas kesempatan yang diberikan kepada putra-putri Morut.
Setelah melihat langsung proses pembelajaran, asrama, laboratorium, serta berbagai fasilitas kampus, ia meyakini ITD mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan integritas.
Ia turut mengapresiasi dukungan PT NNI dan CNGR yang telah berkolaborasi dengan Pemda Morut dalam membuka akses pendidikan bagi generasi muda daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia industri merupakan model kolaborasi yang patut dipertahankan karena memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM.
Sementara itu, Rektor ITD, Prof Dr Arnaldo Marulitua Sinaga, menyambut baik kepercayaan yang diberikan Pemda Morut.
ITD, kata dia, berkomitmen memberikan pendidikan terbaik sekaligus membentuk karakter mahasiswa agar menjadi lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap menjawab tantangan dunia industri.
Seremoni penyerahan dan penyambutan mahasiswa tersebut, turut dihadiri Wakil Rektor II ITD, Dr Mariana Simanjuntak MSc, Dekan Fakultas Teknologi Industri, Dr Fitriani Tupa Ronauli Silalahi SSi MSi, Kepala Program Studi Teknik Metalurgi, Rizal Horas Manahan Sinaga, SSi MT PhD, Kadisdikbud Morut, Muh Ridwan Dg Malureng SAg Manager HRD PT NNI, Shinta Kusuma Dewi SP MMA, serta perwakilan CNGR Indonesia, yakni Dr. Fadlan Muzakki MPhil LLM MPP, selaku Corporate Communication CNGR dan Freddy Reynaldo Hutagaol MA, selaku Public Affairs Manager CNGR.
Adapun 10 mahasiswa penerima beasiswa tersebut, adalah Daniel Adhi Nugraha Lakawa (Kecamatan Petasia), Erlangga Wahyu Riski Lumanga (Kecamatan Lembo), Eunika Agnes Rabaelun (Kecamatan Lembo), Muh Arya Putra (Kecamatan Lembo), Muh Fial (Kecamatan Petasia Timur), Muhammad Afdal (Kecamatan Mamosalato), Nesa (Kecamatan Mamosalato), Irsak Fikri (Kecamatan Petasia Timur), Vicky Alfarado Mandui (Kecamatan Lembo Raya), dan Saskia Althafun Nisa Nasir (Kecamatan Petasia Timur).
Lewat program beasiswa ini, Pemda Morut berharap para mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik, mengembangkan kompetensi di bidang metalurgi, serta kembali mengabdikan ilmu dan keahliannya untuk memperkuat daya saing daerah. Di tengah pesatnya perkembangan industri hilirisasi nikel, kehadiran tenaga profesional dari putra-putri daerah diharapkan menjadi modal penting dalam pembangunan Morut yang berkelanjutan, menuju masyarakat Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS) jilid 2. ( *)







