Manado – Hujan yang terus turun di Kota Manado membuat masyarakat terus waspada. Pasalnya, banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Jumat, 27 Januari 2023 lalu, masih dalam tahap pembersihan hingga sekarang ini.
Keadaan semakin tidak menentu, ketika pihak BMKG Provinsi Sulawesi Utara memprediksi curah hujan yang tinggi akan terjadi di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara termasuk Kota Manado hingga 5 Februari 2023.
Hal ini tentunya, menambah khawatir bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor pada beberapa waktu yang lalu. Ditambah lagi, baru-baru ini dihebohkan dengan kabar bahwa Bendungan Kuwil, Kawangkoan akan dibuka.
Dalam klarifikasinya, Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Bendungan Kuwil, Deddy Ratulangi pun membantah kabar tersebut.
- Berkontribusi Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM
- Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
- Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari
Menurutnya, saat ini Bendungan Kuwil masih dalam keadaan normal dan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado dalam hal buka tutup pintu bendungan.
“Kami dari Bendungan Kuwil, Kawangkoan, dalam hal untuk buka tutup pintu spilway bendungan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado dengan melakukan pemantauan pada pos pemantau Kelurahan Dendengan Luar,” Jelas ratulangi. (*)








