Manado-Pentingnya latihan bersama (Latma) Elang Ausindo 2023 ini dalam rangka meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme Angkatan Udara kedua negara, baik TNI Angkatan Udara (Indonesia) maupun RAAF (Australia).
Demikian yang disampaikan Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Muhammad Mujib, S.E., M.M, saat membuka Latma Elang Ausindo 2023 yang didampingi Atase Udara Australia Group Captain Ken Bowes di VIP Room Pemda Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado. Sulawesi Utara. Senin (18/9/2023).
Melalui latihan ini, lanjutnya, diharapkan dapat menghasilkan taktik dan teknik opersi udara yang lebih canggih, dan menjadikan peserta baik penerbang maupun teknisi lebih siap menghadapi tantangan di masa mendatang.
Sementara itu, Atase Udara Australia mengatakan bahwa Latma tahun 2023 memiliki makna khusus yang menandai 30 tahun berjalannya kerja sama militer antara TNI Angkatan Udara dengan RAAF.
- Joune Ganda Jadikan Disiplin Polisi Cilik sebagai Cermin Kinerja ASN pada Parade HUT RI ke-81
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
“Latihan ini menjadi perwujudan kerja sama dalam membangun fondasi persahabatan, saling pengertian, dan menghormati satu sama lain,” ujar Group Captain Ken Bowes.
Lanjut dikatakan agar hubungan antara TNI Angkatan Udara dan RAAF akan terus tumbuh dan berkembang sebagai landasan yang kuat dalam mengahadapi berbagai tantangan ke depan.
Latma Elang Ausindo 2023 diharapkan akan menjadi momentum bersejarah dalam perjalanan kerja sama militer Indonesia-Australia serta mewujudkan visi persahabatan yang semakin erat antara kedua negara. (*/Mal)








