Bitung, Redaksisulut – Gerakan Menanam Pohon (Gamon) yang dilaksanakan Sekolah Sungai Bitung bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Bitung sukses digelar. Jumat, (16/6/2023)
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Mata Air Manembo-nembo ini juga dilaksanakan pembersihan sampah oleh Srikandi Sungai, Persemaian Likupang Batuputih, Giriwana, Wanasilva, Pala, RT, Bhabinkamtibmas Manembo Nembo Tengah, Bripka, Miqdad Ngadi serta Satgas Covid-19 Kecamatan Matuari.
Dalam kesempatan, Lurah Manembo-nembo tengah, Justien Maidangkai, menyampaikan terimakasih kepada semua komunitas dan semua yang tergabung dalam kegiatan penanaman pohon dan bersih-bersih di mata air Manembo-nembo tengah.

“Atas nama Pemerintah dan pribadi saya sangat mengapresiasi atas semangat adik-adik dalam menjaga dan melestarikan sumber daya air yang ada ditempat kami, semoga kedepan semangat dari adik-adik bisa menjangkitkan ke semua masyarakat”. Kata Lurah.
- Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah, Kantah ATR/BPN Morut Hadiri Konsultasi Publik Pengadaan Tanah Proyek Pelebaran Jalan Korololama-Kolonodale-Yos Sudarso
- Kantah ATR/BPN Morut Hadiri PS Atas Objek Tanah, Yang Sedang Dalam Proses Sengketa
- Peduli Lingkungan Sekaligus Dekat dengan Pelanggan, PLN UP3 Tolitoli Gelar Aksi Eco-Enzyme dan Showcase Pemasaran
Sementara itu, Koordinator kegiatan, Lucky Lampah dalam kesempatan juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang terlibat. Kiranya kedepan kita bisa bersama-sama menjaga lingkungan yang ada disekitar kita.
“Terimakasih untuk semua karena sudah mau turun langsung bersama komunitas dalam membersihkan serta melakukan penanaman bibit di sepanjang aliran mata air”. Katanya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya akan sampai disini, tetapi akan terus berlanjut.
“Kedepan kami komunitas akan melakukan pengecekan pada bibit-bibit buah yang sudah ditanam serta akan melakukan pembersihan kembali”. Katanya seraya menambahkan bahwa karena dalam kegiatan ditemukan beberapa WC darurat (WC gantung di atas aliran sungai) serta ditemui ada pabrik kelapa daging yang limbahnya dibuang langsung ke aliran sungai kiranya menjadi perhatian dari Pemerintah Setempat dan instansi terkait Pemkot Bitung.
Dari informasi, ada 200 bibit buah mulai dari bibit durian, matoa, rambutan dan beberapa bibit pohon lainya dan diikuti 50 peserta. (Wesly)









