Kotamobagu-Curah hujan yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir membuat Ketua Fraksi PKB Refly S Mamonto (RSM) mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan pemantauan intensif dan mempercepat langkah antisipasi guna mencegah bencana banjir dan tanah longsor di Kotamobagu.
Dari pantauan,banjir yang terjadi,diakibatkan oleh luapan air sungai dan saluran air drainase hingga merendam rumah di beberapa titik yang disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kotamobagu dan sekitarnya.
RSM,menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem saat ini harus direspons dengan cepat oleh pihak BPBD Kotamobagu.
“Kami meminta BPBD untuk meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah-wilayah rawan banjir serta longsor. Jangan sampai kita kecolongan dan baru bertindak setelah ada korban,” Ujar RSM kepada media ini, Selasa (5/5/2025).
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
RSM juga menyoroti pentingnya penyebarluasan informasi dini kepada masyarakat agar mereka dapat bersiap menghadapi potensi bencana.
“BPBD harus aktif memberikan peringatan dini dan memastikan kesiapan jalur evakuasi, terutama bagi warga di daerah rawan,” tambahnya.
Selain itu, RSM mendesak agar pemerintah Daerah Kotamobagu segera menyiapkan posko siaga dan memperkuat koordinasi antar instansi untuk memastikan bantuan cepat sampai ke warga yang membutuhkan.
Kesiap siagaan perlu untuk memastikan kesiapan di lapangan, seketika diperlukan apabila terjadi bencana yang datang tiba-tiba. ***








