Tomohon,-Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk dan Sendy Rumajar, tampil mencuri perhatian dalam debat publik kedua yang digelar Kamis (24/10) di Kantor DPRD Kota Tomohon. Berbeda dari penampilan formal yang biasa terlihat, kali ini keduanya memilih gaya casual yang energik dan santai.
Caroll Senduk mengenakan kaos putih dipadu dengan jaket krem berlogo hastag angka tiga, celana hitam, serta sepatu sneakers putih. Sementara, Sendy Rumajar, yang dikenal mewakili generasi milenial, tak kalah tampil muda dan fresh.
Penampilan casual mereka tidak hanya memberikan kesan santai, tetapi juga mencerminkan semangat mereka yang ingin mendekatkan diri kepada generasi muda. Montesqueny, seorang pemilih pemula dari Kinilow, menyatakan kekagumannya pada gaya pasangan calon nomor urut tiga ini. “Seratus poin buat busana mereka, sangat cool dan keren,” ujarnya.
Kekaguman lainnya juga dikatakan Syalomita dan Leslie, keduanya warga Kakaskasen dan Talete. Mereka melihat kostum Caroll-Sendy sangat mewakili kaum millenial dan GenZ.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
“Yah kami suka dan semoga kak Sendy dan pak Caroll terpilih, karena hanya mereka yang menyampaikan program mewakili kamu Milenial, ” tutur keduanya.
Dalam debat publik tersebut, selain gaya yang menarik perhatian, gagasan-gagasan yang dibawakan juga menjadi sorotan. Sendy Rumajar memaparkan program unggulan pasangan ini, termasuk program khusus bagi kaum milenial seperti kuota internet gratis untuk pelaku UMKM. Program ini dinilai relevan dengan kebutuhan anak muda di era digital, sekaligus memperkuat visi mereka untuk memberdayakan generasi milenial di Tomohon.
Pasangan Caroll-Sendy berhasil membuktikan bahwa mereka tidak hanya berpenampilan segar, tetapi juga menawarkan solusi yang konkret untuk masa depan Tomohon. Penampilan dan gagasan mereka menjadi kombinasi kuat yang menarik simpati masyarakat, terutama pemilih muda yang mencari pemimpin yang dekat dengan kebutuhan mereka.(Tim***)






