Morut-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali Utara (Morut) menjadwalkan akan memanggil Manajemen PT Timur Perkasa Mineralindo (TPM), dalam pertemuan dengan perwakilan Pengurus Dewan Adat Wita Mori Morut, Dewan Adat Tongku To Watu, Kepala Desa (Kades) dan Ketua BPD yang ada di wilayah lingkar Perusahaan, termasuk Instansi terkait lainnya, dalam rangka evaluasi serta mencari solusi penyelesaian yang terbaik, pasca bentrokan yang terjadi antara oknum warga Bimor Jaya dan Keuno sebelumnya, jika tidak ada aral melintang pada Jumat (08/08/2025).
Hal itu di sampaikan Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, dalam pertemuan diruang kerjanya, Selasa (05/08/2025) siang.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Asisten 1 Pemda Morut, Krispen H Masu SSTP MSi, Kabag Ops Polres Morut, Kasat Intel, KBO Reskrim, Kabag Adpum, Perwakilan Bagian Hukum, Ketua Dewan Adat Wita Mori Morut, Drs Yulius Pode, Sekretaris Umum Dewan Adat Tongku To Watu, Ebet Kristos Lasiuta SPd MPd, Kades Keuno, Kades Mohoni, Kades Bimor Jaya, serta sejumlah undangan lainnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Delis, mengucapkan terima kasih kepada Polres Morut yang sudah bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, dengan menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus bentrokan sebelumnya. Ia berharap, seluruh masyarakat di wilayah Petasia Timur, khususnya warga Keuno dan sekitarnya dapat menyerahkan sepenuhnya proses hukum bagi para tersangka kepada aparat penegak hukum.
- Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Gubernur Yulius : Kemerdekaan Harus Diisi Dengan Kerja Nyata
- Walikota Hengky Honandar Bertindak Irup Peringatan HUT RI di Kota Bitung, Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi, Formasi 81 Jadi Perhatian
- Ketua POLA Bitung Sebut HUT RI Adalah Momentum Mengingat Jasa Para Pahlawan
“Pihak Polres Morut juga telah menyampaikan kepada kami, bahwa bentrokan yang terjadi sebelumnya, merupakan kasus pidana murni. Para oknum pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mari kita serahkan penuh proses hukum tersebut kepada pihak Kepolisian,” ujar orang nomor satu di Morut itu.
Bupati Delis, berharap kepada seluruh masyarakat dapat menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing – masing, sehingga iklim investasi bisa berjalan dengan baik.
“Jika ada unek-unek dari orang-orang tua dan saudara-saudari sekalian, mari kita sampaikan pada pertemuan nantinya, sehingga bisa dicarikan solusi terbaik bagi penyelesaiannya. Hanya saja, jangan sampai menghambat investasi yang berjalan,” kata Mantan Anggota DPD RI Periode 2014-2019.
Dalam pertemuan tersebut, Pemda Morut juga mendorong bagi percepatan pengajuan Peraturan Daerah (Perda), terkait hukum adat, termasuk memprioritaskan anak daerah untuk dipekerjakan di PT TPM, di sesuaikan dengan skill dan kemampuan yang dimiliki, sehingga tidak berdampak pada kesenjangan sosial di masyarakat. (NAL)








