Pohuwato – Menjelang ramadhan, pelaksanaan gerakan bersama melayani rakyat, sehat, maju dan sejahtera (Gebyar SMS) di kecamatan-kecamatan diakhiri dan akan dilanjutkan kembali setelah lebaran idul fitri, dan akhir pelaksanaan gebyar SMS tersebut digelar di kecamatan popayato, Kamis (31/3/2022).
Meski demikian, pelaksanaan gebyar SMS di lapangan proklamasi kecamatan popayato mendapat pujian dan apresiasi dari Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Dimana, kecamatan yang dipimpin Kadir Amran itu bisa menghadirkan banyak orang yang ikut apel gebyar SMS tersebut.
Bukan saja ASN, pemerintah desa, BPD, petugas kesehatan serta guru yang ikut apel, melainkan sampai pegawai syar’i dan pemangku adat sekalipun ikut bersama pada apel yang dipimpin bupati pohuwato.
Didampingi Wakil Bupati, Suharsi Igirisa, Bupati Saipul mengatakan bahwa pelaksanaan apel gebyar SMS di popayato sangat diapresiasi, dimana bila dibandingikan bahwa peserta apel saat ini cukup banyak.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
“Apresiasi tersendiri buat camat bersama kades yang ikut menghadirkan para imam, pegawai syar’i dan lebih khusus para pemangku adat, termasuk pula BPD. Ini tampilan yang sangat beda diakhir pelaksanaan gebyar SMS karena akan memasuki bulan ramadhan”,ungkap bupati.
Terkait dengan ramadhan yang tinggal menghitung hari, atas nama pemerintah daerah, Bupati Saipul mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pohuwato apabila ada hal-hal yang tidak berkenaan selama menjabat sebagai bupati dan wakil bupati.
Selanjutnya Bupati Saipul berharap agar pelaksanaan gebyar SMS saat ini bisa berlangsung dengan baik dan lancar.
“Ucapan terima kasih pula kepada pimpinan OPD, assisten, staf ahli bupati yang hadir saat ini bersama kami mengikuti kegiatan yang berakhir di popayato. Kepada ASN, guru, BPD, kades, pemangku adat serta semua yang hadir insyaallah kita akan sukseskan pelaksanaan gebyar SMS ini sampai selesai. (*/Siti)







