Kolonodale-Pemerintah akan menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang pencanangannya telah dimulai di berbagai daerah di luar Jawa dan Bali.
Khusus di Sulteng, pencanangan BIAN akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Mei 2022 yang ditandai pertemuan melalui zoom.
BIAN ini akan berlangsung dalam dua tahap yakni Tahap I pada bulan Mei 2022 untuk wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, dan Tahap II pada Agustus 2022 untuk wilayah Jawa dan Bali.
Menurut Kemenkes, BIAN ini dilaksanakan karena cakupan imunisasi anak menurun akibat pandemi COVID-19, yang menyebabkan gangguan rantai pasokan vaksin, adanya aturan pembatasan kegiatan, jumlah tenaga kesehatan yang terbatas, dan membuat orang tua/wali asuh enggan ke faskes karena takut tertular COVID-19.
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Imunisasi ini penting karena vaksin yang disetujui WHO, terbukti aman dan secara ilmiah efektif mencegah penyakit seperti campak, rubella, polio, difteri, dan tetanus.
Menurut Bupati Delis yang seorang dokter itu, tanpa adanya vaksin ini, anak-anak bisa terkena penyakit-penyakit berbahaya tersebut, dan dapat berakibat kematian.
Karena itu, Delis meminta masyarakat mendukung BIAN dengan cara segera periksa Buku KIA (Kesehatan Ibu Anak) dan pastikan jadwal imunisasi anak tepat waktu.
Vaksinasi ini, kata Delis, penting sekali untuk menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas karena karena ditunjang oleh kesehatan yang maksimal. (*/John)








