Morut -Sebagai upaya konkrit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Desa. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali Utara (Morut), sesuai dengan visi dan misinya untuk mewujudkan Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS), terus berkomitmen penuh untuk memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada para kelompok/individu yang memiliki usaha UMKM yang ada di Desa.
Oleh karena itu, untuk memaksimalkan pemanfaatan BKK yang diberikan kepada para pelaku UMKM ini, Pemda Morut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda Berbasis Potensi Desa, di gedung Pesparawi Beteleme Kecamatan Lembo, Kabupaten Morut, Kamis (30/11/2023).
Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, yang hadir sebagai nara sumber, berpesan kepada sekitar 332 pelaku UMKM yang hadir, dari Kecamatan Lembo dan Lembo Raya, agar bisa memanfaatkan pelatihan ini dengan baik, sehingga berbagai ilmu yang disampaikan oleh para pemateri, dapat diterapkan dalam pengembangan UMKM yang dimilikinya nantinya.
Bupati Delis, memberikan motivasi kepada para paserta agar memiliki mental dan sikap sebagai seorang pengusaha.
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
Ia mengatakan, tidak ada kata terlambat bagi seseorang untuk memulai sebuah usaha.
“Miliki keyakinan kita pasti bisa menjadi seorang pengusaha, serta mampu melihat masalah sebagai peluang usaha, itulah cara berpikir seorang pengusaha, “katanya.
Bupati Delis, menceritakan berbagai kisah para pengusaha sukses yang dahulunya merintis usahanya mulai dari kecil, namun saat ini telah berkembang menjadi besar, bahkan beberapa diantaranya menjadi orang terkaya di Indonesia dan dunia.
“Kembangkanlah usaha Bapak dan ibu dengan sebaik-baiknya, tidak ada yang mustahil jika kita serius untuk berusaha. Pemda Morut hanya sebatas menyediakan fasilitas, namun keberhasilan dan berkembangnya sebuah usaha, tergantung dari cara bapak dan ibu mengelolanya,” ungkap Politisi Senior Partai Hanura itu.
Usai memberikan materi, orang nomor satu di bumi tepo asa aroa itu, secara simbolis menyerahkan sertifikat pelatihan kepada perwakilan peserta yang hadir. (Hms/NAL)






