oleh

Bupati Delis Hadiri Rakor BIE-D Sulteng di Palu

Palu-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi, MARS selaku penanggung jawab program Beasiswa Indonesia Emas Daerah (BIE-D) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menghadiri Rapat Kordinasi (Rakor), di Swiss-Belhotel Silae Kota Palu, Senin (04/03/2024).

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) melaksanakan kerjasama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) dalam mendukung terselenggaranya
program BIE-D, dengan jumlah alokasi 9000 kuota masuk dari 21 Perguruan Tinggi (PT) Negeri Mitra APKASI.

Pada kesempatan itu, Bupati Delis, dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah hal yang sangat esensial untuk kemajuan suatu daerah.

“Kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki daerah, suatu saat akan habis, tetapi SDM akan terus ada. Kita harus sadar pentingnya menjaga kualitas SDM, ” ujar Politisi Senior DPP Partai Hanura itu.

Bupati Delis, menjelaskan, APKASI bekerjasama dengan YPAN serta 21 PT Negeri terbaik, akan berperan aktif dalam peningkatan SDM dengan memberikan beasiswa kepada putra/putri terbaik daerah, sehingga memiliki akses ke PT Negeri ternama.

Ia berharap, program beasiswa dari APKASI bekerjasama dengan YPAN bisa berjalan dengan baik, menciptakan sinergisitas antar Kabupaten dan mewujudkan Provinsi Sulteng yang lebih maju.

Sementara itu,b Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan, Dr Himmatul Hasanah, MP, menjelaskan, pembangunan SDM sangat penting dalam menjaga masa depan bangsa, pengelolahan SDM perlu mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah agar nantinya bisa bersaing dengan Negara-Negara lainnya.

Sekretaris Disdikbud Sulteng Dr Asrul Ahmad, SPd MSi, mengatakan, m Pemprov Sulteng sangat mendukung program dalam pengembangan SDM, pertumbuhan ekonomi yang baik harus di imbangi dengan pertumbuhan kualitas SDM yang baik pula.

Dengan hadirnya BIE-D, diharapkan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam upaya percepatan pembangunan SDM di Provinsi Sulteng, sehingga bisa bersaing dengan daerah lainnya. (Kominfo/NAL)