Morut- Karang Taruna Desa Tomata, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara (Morut), berhasil mengelola budidaya ikan nila melalui kolam plastik.
Usaha ini memanfaatkan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemda Morut, melalui kelompok usaha bernama Lembororoi Bioflok.
Lokasi usaha budidaya ikan nila milik Karang Taruna Tomata ini ditinjau langsung Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, Sabtu (24/08/2024).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Delis, berdiskusi dengan tenaga tekhnis dari Balai Beni lkan (BBI), Riful Wiyoto dan Ketua Karang Taruna Tomata, Oktavianus Kilala.
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Di lokasi itu terdapat sepuluh kolam plastik dalam bentuk bundaran. Kolam ikan ini baru saja dipanen dengan hasil yang sangat memuaskan.
Kepala Desa (Kades) Tomata, Merry E Wille mengatakan, Lembororoi Bioflok ini mengikuti kisah sukses jenis usaha yang sama yakni Medulu Bioflok.
Usaha yang dikelola anggota Karang Taruna Tomata ini sudah mendapatkan keuntungan bagi para anggota kelompoknya.
“Sesuai kesepakatan mereka, setiap kali panen hasilnya dididihkan untuk pembelian bibit, pakan dan obat-obatan, setelah itu sisanya dibagikan kepada semua anggota, ” kata Merry E Wille.
Atas keberhasilan itu, Bupati Delis, mengatakan, ini contoh bagi anak muda lainnya bahwa jika serius mengelola usaha, pasti akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Ia berharap, agar usaha ini bisa terus dikembangkan agar semakin menambah pendapatan bagi anggota kelompok yang ada.
Selain itu, usaha ini juga bisa menjadi contoh bagi anak muda lainnya untuk datang belajar mengenai usaha budidaya ikan nila atau ikan lele melalui kolam plastik.(Ale/Ryo/NAL)








