Sitaro-Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit secara resmi membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik dan Advokasi Pemerintah Daerah (FKPAPD) dan Lintas Sektor dalam rangka penguatan pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Kepulauan Sitaro yang digelar di Hotel Jakarta Ulu Siau, pada Jumat, (9/5/2025).
Forum ini merupakan inisiatif dari Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Kepulauan Sangihe, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Sitaro serta berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah, perwakilan forkopimda, instansi vertikal, organisasi profesi, akademisi dan pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Bupati Chyntia Kalangit menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan forum ini sebagai bentuk nyata komitmen bersama, untuk melindungi masyarakat dari risiko yang ditimbulkan oleh peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi standar.
Ia menekankan bahwa pengawasan obat dan makanan bukan hanya menjadi tugas BPOM, tetapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk berdialog, menyampaikan masukan, dan mencari solusi bersama agar sistem pengawasan di daerah semakin kuat dan adaptif terhadap berbagai tantangan yang ada, termasuk untuk mendukung percepatan sertifikasi dan perizinan bagi UMKM lokal,” ujar Bupati Kalangit.
Bupati juga mengajak seluruh unsur lintas sektor untuk memperkuat kerja sama dengan Loka POM, sebagai proses pembinaan dan pengawasan di lapangan yang lebih efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi dan komintmen bersama yang berkesinambungan dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sitaro yang sehat, aman, dan tangguh dalam sistem pengawasan obat dan makanan. (*)








