Amurang – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat Penanganan dan Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di rumah dinas Bupati, Rabu (08/04/2020).
Rapat ini membahas tentang langkah-langkah antisipasi pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan.
Selain itu pemkab Minsel dalam hal ini Bupati Minahasa Selatan Dr Christiany Eugenia Paruntu SE, akan bersinergi dengan Forkopimda dalam menangani penyebaran Covid-19 ini.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan akan memperketat pintu masuk ke Kabupaten Minsel yaitu membuat Posko-posko dari Desa Munte, Modoinding, Tareran, Poigar, Rap-rap, Tangkuney, Ranoketang, dan Beringin serta Pelabuhan umum.
- Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah, Plt. Bupati Heronimus Makainas Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
- KMP Fery Dolosi Off Jumat 31 Juli 2026, Amos : Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi di Akun Facebook Dishub Morut
- Hadiri Pengarahan Tenaga Ahli Kementerian ATR/BPN RI, Zaldi Amir : Kantah ATR/BPN Morut Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
Pada Kesempatan itu Bupati CEP menghimbau agar masyarakat jangan panik, diwajibkan setiap fasilitas Umum sepert ATM, Bank harus menyiapkan wadah tempat cuci tangan.
“Masyarakat jangan panik dengan covid-19 ini, namun tingkatkan kewaspadaan dengan mengikuti anjuran pemerintah serta melakukan jaga jarak atau social distancing agar tidak tertular dengan penyakit yang berbahaya ini,” ujar Bupati CEP.
Selain itu juga Bupati CEP meminta masyarakat kiranya dapat mulai menanam apotik hidup di halaman rumah masing-masing, juga tanaman untuk keperluan keseharian keluarga.
“Kita harus tetap bersyukur karena di kabupaten Minahasa Selatan belum ada yang terjangkit Covid-19, namun demikian masyarakat harus tetap waspada sambil menaati Protokol Kesehatan yang berlaku.” Ujar Bupati CEP. (QQ)








