Asahan – Kedatangan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan Rika Ventina, SE, MSi dan rombongan ke Ruang Kerja Bupati Asahan, Selasa (19/10/2022), selain bersilaturahmi juga bermaksud melaporkan kegiatan BPS dalam rangka Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Asahan.
Kepala BPS Kabupaten Asahan Rika Ventina, SE, MSi menjelaskan bahwa Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan. Data Regsosek akan menjembatani koordinasi dan berbagi pakai data lintas lembaga dan lintas daerah untuk memastikan pemakaian data yang konsisten karena terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan.
Bupati Asahan H. Surya, BSc didampingi Asisten Administrasi Pembangunan Drs. Muhilli Lubis, Kepala Dinas Sosial Asrul Wahid, Kadisduk Capil Rahmanto, Kepala Dinas Kominfo menyambut baik kedatangan rombongan BPS dan memberikan dukungannya dengan melakukan registrasi pertama yakni menyerahkan fotocopy berkas pribadi sebagai lampiran dari registrasi tersebut.
Bupati juga menyampaikan Testimoni sebagai dukungan terhadap Pendataan Register Sosial Ekonomi yang dilaksanakan di Kabupaten Asahan mulai tanggal 15 Oktober 2022 sampai dengan 14 November 2022.
- Ekonomi Sulawesi Utara Triwulan I-2026 Tetap Positif Tumbuh Impresif 5,54 Persen,Lampaui Target Nasional
- Ketua Umum HMI Cabang Boalemo Kecam Terkait Dugaan Tindakan Represif Aparat Kepolisian terhadap Kader HMI
- 50 Persen Bidang Tanah di Sulteng Bersertipikat, Wamen Ossy: Ini Menunjukkan Sulteng Terus Bertumbuh
Usai melakukan Registrasi Data Bupati Asahan kepala BPS menjelaskan pada saat registrasi Sosial Ekonomi apa yg ditanyakan kepada bupati itulah yg akan ditanyakan juga kepada masyarakat Yang ada di Kabupaten Asahan “Jadi pertanyaan yang kami tanyakan ke Bupati nantinya akan kami tanyakan juga kepada masyarakat Kabupaten Asahan pada saat melakukan Registrasi Sosial Ekonomi,” Ucapnya. (*/Tumbur)








