Asahan-Bupati Asahan yang diwakili oleh Staf Ahli M. Yusuf Lubis mengikuti prosi Wisuda tahfidz Qur’an Angkatan Ke- III sekaligus pelepasan santri SDIT, SMPIT dan Madrasah Aliyah di halaman Pondok Pesantren Bahrul Uluum Al-Kamal, Kamis (25/05/2023).
Turut hadir Mewakili Kemenag, Pimpinan Ponpes, Direktur Ponpes, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah, Kepala SMPIT, Kepala SDIT, Para Pendidik dan para tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia Ustad Zulkarnain Sirait melaporkan bahwa hari ini siswa yang diwisuda dan dilepas berjumlah 339 orang. “Saya juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Asahan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Staf Ahli, semoga silaturahmi dan kerja sama yang baik ini dapat berkesinambungan dalam mendukung Visi dan Misi Bupati Asahan yaitu menjadikan masyarakat Asahan yang Sejahtera, Religius dan berkarakter” Ujar Zulkarnaen.
Sementara Direktur Pondok Pesantren Bahrul Uluum Al-Kamal Ust. Riko Permata, berpesan kepada para santrinya, terutama yang lulus wisuda tahfidz quran untuk tetap rendah hati. “Ilmu yang didapat bukan untuk menyombongkan diri. Karenanya, untuk membentenginya, kaloan harus tetap memiliki adab, atau akhlak yang baik, khususnya dalam berperilaku di tengah masyarakat, nantinya”, ujar Riko.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
Di tempat yang sama, Bupati Asahan dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli M. Yusuf Lubis mengucapkan selamat atas keberhasilan anak – anak wisudawan/wisudawati tahfidzul Qur-an Angkatan Ke- III dan para santri/siswa SDIT, SMPIT dan MA Pondok Pesantren Bahrul Uluum Al-Kamal yang dilepas pada hari ini.
Lebih lanjut dirinya meyakini bahwa dari pondok pesantren ini, akan lahir para penjaga kalam Allah, yang bukan hanya menghafal secara lisan, tetapi juga memaknai dan meresapinya dengan hati dan pikiran serta mengamalkan dalam tutur dan perilaku.
“Saya berharap agar kalian, anak-anak kami semua, semakin rajin, tekun, gigih belajar, menjadi manusia yang bermanfaat bagi sekitar. Jadilah anak – anak yang menghormati dan menyayangi semua makhluk Allah. Jadilah khalifah yang amanah dalam memelihara dan memakmurkan Bumi seisinya dengan sebaik – baiknya”, pungkasnya. (*/BoS)








