Morut –Untuk memacu pertumbuhan sektor pariwisata khususnya berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Morowali Utara (Morut), dibutuhkan kemampuan yang mumpuni untuk bisa memasarkan kekayaan wisata tersebut.
Untuk itu dibutuhkan peningkatan kemampuan melalui pelatihan dan kreatifitas dalam melakukan promosi dan publikasi terhadap objek pariwisata yang ada.
Pernyataan tersebut, disampaikan Wabup Morut, H Djira K SPd MPd, saat membuka kegiatan pelatihan konten wisata video kreatif yang dilaksanakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Morut, di Nayla Hotel, Rabu (14/06/2023).
Wabup Djira, mengatakan, salah satu sektor yang diandalkan daerah ini adalah sektor pariwisata.
- Diawali Jalan Sehat, Walikota Bitung Buka Rangkain Kegiatan HUT RI Ke 81
- Terima Kunker Tim Perwakilan Ombudsman RI Sulteng, Zaldi Amir Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Akuntabel Bebas Mal Administrasi
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
“10 Kecamatan yang ada di Morut, semuanya memiliki potensi wisata yang luar biasa, hanya saja keseluruhannya belum dikelola dan dipromosikan dengan maksimal, ” katanya.
Ia memberi contoh, tentang potensi pariwisata di Teluk Tomori yang cukup bervariasi. Ini sangat layak dipromosikan sehingga dikenal orang luar, yang muaranya bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
Untuk itulah kepada para peserta pelatihan diharapkan, dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, sehingga mampu membuat konten-konten kreatif dan menarik.
Wabup Djira, menambahkan, Pemda Morut sangat mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan konten wisata video kreatif yang dilakukan oleh Disparpora Morut, sebagai upaya konkrit untuk menjadikan kepariwisataan di Morut, sebagai salah satu sektor andalan selain pertambangan.
Pelatihan tersebut, menghadirkan pembicara utama, Staf Bidang Promosi Disparpora Sulteng, Saiful Bahri SSi.
Pada kesempatan itu, Saiful Bahri, memaparkan begitu pentingnya konten kreatif sebagai media promosi bagi pariwisata yang ada.
“Konten-konten kreatif sangat penting dijadikan sebagai sarana promosi bagi pengembangan sektor pariwisata yang ada di daerah ini, ” jelasnya. (Rls/NAL)






