Palu-Budokai Sulawesi Tengah (Sulteng) berhasil meraih juara umum, di kejuaraan karate terbuka se Sulteng Yesiah Ery Tamalagi (YET) Cup 2024. Setelah mengumpulkan 14 medali emas, 13 perak dan 16 perunggu.
Sementara itu, karateka Tio (Smanor Palu), Sinta Salsabila (Wadokai Sulteng), Merliati (Budokai Sulteng) dan Mohammad Wahyudi (Inkai Banggai) menjadi juara beat of the best di kelasnya masing masing.
“Melihat suasana pertandingan selama tiga hari, dengan antusias dan penampilan karateka yang turun bertanding. FORKI Sulteng optimis karate Sulteng akan bisa tetap berprestasi. Karena itu kami mengapreseasi panitia kejuaraan YET Cup, sebagai kejuaraan karate pertama yang butuh pengorbanan dan komitmen dari panitia pelaksana.
Akhir tahun kami berniat membuat kejuaraan yang sifatnya kejuaraan regional, untuk memberi pengalaman bertanding bagi karateka Sulteng,” kata Ketua Harian FORKI Sulteng, Abdul Rasyid, saat menutup kejuaraan YET Cup, di GBK Andi Raga Petalolo Palu, Minggu (26/05/2024).
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Sebelumnya, Yesiah Ery Tamalagi, sebagai inisiator kegiatan ini, tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, sehingga kejuaraan ini bisa terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada Tuhan, karena akhirnya kegiatan ini bisa terlaksana sampai akhir. Pengprof FORKI Sulteng, Ketua – Ketua perguruan, Ketua MSH, Ketua Dewan Guru masing – masing perguruan serta kawan – kawan panitia. Mungkin ini kejuaraan pertama yang dilaksanakan pada kepengurusan FORKI kali ini. Tapi yakinlah bersama kita bisa untuk terus melakukan kejuaraan agar karateka kita dapat selalu mempraktekkan apa yang mereka lakukan selama berlatih di Dojo masing-masing,” kata Kak Erik sapaan akrabnya.
Sebagai juara umum, Budokai Sulteng. Erhal berhak atas Piala Bergilir YET dan uang pembinaan sebesar Rp. 15 juta. Sementara para juara best of the best memperoleh trophy dan uang tunai Rp 1 juta. Kejuaraan ini diikuti 809 karateka se Sulteng. (*/NAL)








