Morut-Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) Palu menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi keamanan pangan terpadu di Kabupaten Morowali Utara (Morut), dengan tiga program utama, yakni Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pangan Jajanan Anak Sekolah, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, di Aula Motel Jompi Wisata, Kamis (7/12/2023) pagi.
Sementara itu, target yang di intervensi oleh kegiatan tersebut, terdiri dari 2 Desa, yaitu Desa Bunta dan Desa Tompira, termasuk 7 Sekolah, SDN 5 Kolonodale, SDN 2 Kolonodale, SD GKST Kolonodale, SMPN 1 Kolonodale, MTs Kolonodale, SMAN 1 Kolonodale, SMKN 1 Kolonodale, dan Pasar Sentral Kolonodale.
Bupati Morut, diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemda Morut, Ir H Ridwan Nonci, dalam sambutannya, mengatakan, Pemda Morut sangat mengapresiasi positif program keamanan pangan yang telah dilakukan oleh BPOM Palu di bumi tepo asa aroa tercinta.
Ia mengajak, seluruh pihak bisa terus bersinergi dan berkolaborasi dalam menciptakan pangan yang aman bagi masyarakat, secara khusus buat para penyelenggara pendidikan, untuk secara bersama-sama melakukan pengawasan terhadap penjualan makanan dan minuman di lingkungan sekolah, serta menyampaikan kepada OPD terkait untuk mengintensifkan kordinasi dalam pengawasan pangan di daerah ini, demi memberikan jaminan ketersediaan pangan yang aman dan bermutu bagi masyarakat.
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
- Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf Dan Bantuan MUI, Untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
Sementara itu, Kepala BPOM Palu, Mardianto, SFarm Apt, memaparkan capaian pelaksanaan program yang telah dilaksanakan selama ini.
kegiatan yang dilakukan ini, sekaligus menjadi akhir dari rangkaian intervensi program Gerakan Masyarakat Sadar Aman Pangan (Germas Sapa) berbasis komunitas di Morut.
“Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh komunitas Desa, Pasar maupun Sekolah di Morut,” ujarnya. (*/NAL)






