Sulut-Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan Program Bangga Kencana yang terintegrasi dengan program pembangunan untuk mendukung percepatan penurunan stunting,diperlukan adanya penguatan koordinasi, sinergi dan sinkronisasi bersama mitra kerja perguruan tinggi.
Hal itu di katakan Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Pengintegrasian Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, bertempat di ruangan Lestari Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut, Selasa (16/05/2023).
Dijelaskan Tandaju, pihaknya sangat mengaprseiasi mitra kerja Perguruan Tinggi beserta organisasi profesi di Provinsi Sulawesi Utara yang sangat antusias untuk turut berperan aktif bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam membantu program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.
“Diharapkan pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjalin kerjasama yang berkelanjutan dalam setiap kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya peran serta mitra kerja maupun mahasiswa sebagai SDM yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga target penurunan stunting menjadi 14 persen di tahun 2024 dapat terealisasikan.” Ujar Tandaju, di dampingi Ketua Pokja Kependudukan, Ir. Ronny Sumilat.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Kegiatan yang dihadiri oleh 23 Rektor/Direktur/Ketua Perguruan Tinggi se Sulawesi Utara ini, merupakan tindak lanjut dari workshop dan di seminasi kasus pembelajaran baik kasus stunting serta diskusi optimalisasi peran dan partisipasi Perguruan Tinggi. (Mal)






