Minsel-Alih-alih bawah nama aktivis dan wartawan, Oknum dengan ciri khas memakai seragam LSM kerap melakukan aksinya di berbagai tempat dengan modus menakut-nakuti Kepala Sekolah, Kepala Dinas, Hukum Tua,Pengusaha dan pejabat publik lainnya.
Oknum yang mengaku Ketua LSM di Sulut ini menjalankan aksinya dengan memanfaatkan dirinya sebagai ketua LSM anti korupsi dan apabila jabatan LSM tidak di gubris ia menunjukan sebagai persnya.
Yang lebih parah lagi saat menjalankan aksinya oknum tersebut memakai kendaraan “bodong” dengan Nomor Polisi yang tidak terdaftar DB 7460 AN (JAGOAN), dan untuk menggelabui petugas, di kendaraan di pasang stiker LSM dan Pers dengan tulisan Aktifis Sulut.
Modus operandinya sudah sangat meresahkan masyarakat, sehingga Marthen Sulla salah satu warga meminta Kapolres Minahasa Selatan untuk segera menindaklanjuti dan memproses oknum tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Masal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
“Pihak kepolisian harus segera menindaklanjuti oknum tersebut jangan di biarkan hal ini terjadi di daerah Minahasa Selatan dan sekitarnya,” tegas Sulla. (onal m)









