Morut-Satu lagi prestasi yang diraih Kabupaten Morowali Utara (Morut), karena dinilai berhasil menurunkan angka stunting. Pemerintah pusat kemudian memberikan insentif khusus, berupa kucuran dana sebesar Rp 5.850.125.000, seperti tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan No.353 tahun 2024 yang ditandatangani Menkeu RI, Sri Mulyani Indrawati.
Pemberian insentif itu diserahkan pada Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting (PPS) tahun 2024 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (04/09/2024).
Rakornas stunting merupakan pertemuan koordinasi tahunan, untuk membahas program percepatan penurunan stunting yang melibatkan peserta dari unsur pemerintah pusat dan daerah, mitra pembangunan, dunia usaha serta pemangku kepentingan lainnya.
Kabupaten Morut masuk lima besar penurunan angka stunting di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama empat daerah lainnya, yakni Kabupaten Buol, Donggala, Morowali, dan Tolitoli.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
Berdasarkan data pada aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka stunting di Morut terus menurun.
Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, telah mengeluarkan instruksi agar semua Dinas/Badan dan pelaksana teknis seperti RSUD, Puskesmas, camat, kepala desa, benar-benar fokus untuk mencegah dan menurunkan stunting di bumi tepo asa aroa tercinta. (Ale/Ryo/NAL)






