Morut- Dua Desa di Kecamatan Mori Utara yakni Desa Tamonjengi dan Desa Tiwa’a, di kukuhkan sebagai kampung Tangguh dan di tandai dengan pengguntingan pita serta pemukulan gong oleh Pelaksana harian (Plh) Bupati Morowali Utara Ir Musda Guntur, MM, Selasa (02/03/2021).
Kegiatan itu dihadiri Ketua DPRD Morut Megawati Ambo Asa, Kapolres Morut AKBP Bagus Setiyawan, Kadis Sosial Yospid Labangara, Kadis Perindag, Kadis PMD, Kasat Pol PP, Camat Mori Utara, Kapolsek Mori Utara, Danramli Mori Atas, tokoh agama dan tokoh masyatakat.
Kades Tamonjengi Engi Sioli Sapeda dalam sambutannya, meminta perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morut untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan yang menghubungkan Desa Tiwa’a -Tamonjengi dan Desa Mayumba.
“Sudah enam kali kami usulkan pada Musrembang kecamatan sampai saat ini belum ada realisasi,” ujarnya.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
Dalam laporannya ia juga menyampaikan, bahwa sejak pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Morut, warga masyarakat Desa Tamonjengi tidak ada yang terpapar Covid-19.
Menyahuti permintaan perbaikan infrastruktur, Plh Bupati Morut, Musda Guntur mengatakan, pihaknya akan memberikan perhatian serius dan akan memprioritaskan apa yang menjadi keluhan dari masyarakat di Desa Tamonjengi.
“Pemerintah kabupaten akan memberikan perhatian serius dan prioritas kedepannya, terlebih dengan kehadiran ibu ketua DPRD Morut saat ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Musda juga meminta kepada masyatakat Desa Tamonjengi dan Desa Tiwa’a untuk mendukung program Pemerintah, dalam hal vaksinasi dan mempertahankan agar warganya tidak ada yang terpapar Covid-19.
“Dengan adanya kampung tangguh di Mecamatan Mori Utara ini Pemerintah Kabupaten Morut, sangat berharap bisa menjadi desa sangat tangguh dari segala aspek, karena ketangguhan dinilai dari kebersamaan dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dan juga ketahanan pangannya,” katanya.
Kata dia, kampung tangguh harus dijalankan secara maksimal. Hal ini sebagai langkah untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan memperhatikan anjuran protokol Kesehatan yang telah disepakati bersama.(*/Johnny)






