Manado-Praktek intimidasi pasangan calon tertentu kepada aparat pemerintah sudah heboh.
Banyak desakan kepada Bawaslu untuk segera bersikap tegas. Keluhan itu disambut Komisioner Bawaslu Sulut Donny Rumagit.
Ia menegaskan pihaknya mengecam tahapan Pilkada dengan melakukan mobilitas ASN.
Koordinator Divisi dan penyelesaian Sengketa Bawaslu Sulut ini ada 4 bentuk kejahatan demokrasi politik uang,politisasi SARA, dan mobilisasi ASN dan TNI Polri.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
” Itu adalah ancaman demokrasi,” pungkasnya saat menjadi Narasumber pada sosialisasi tahapan Pilkada yang digelar KPU Sulut di Hotel Four Point Manado Sabtu(9/11/2024).
Ia mengajak media untuk melawan kejatahan demokrasi. “Ketika kita sadar bahwa demokrasi saat ini sedang tidak baik baik mari kita lawan. Posisi media sangat strategis sebagai pemberita damai sejahtera,” tuturnya.
Menurutnya tugas pengawasan bukan hanya Bawaslu tetapi juga media sebagai pengawal demokrasi.” Mari bersama Bawaslu kita tegakan keadilan mewujudkan Pilkada yang benar benar demokrasi,” pungkas mantan aktivis GMNI ini.(*)








