Morut-Babinsa Koramil 1311-03/Petasia, Sertu Pamilu, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya.
Anggota Babinsa melaksanakan pendampingan pemeliharaan kebun jagung milik Arifin di Desa Mondowe, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara (Morut).
Kebun jagung tersebut, memiliki luas areal sekitar 0,5 Ha, dan merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung program ketahanan pangan secara Nasional.
Sertu Pamilu, mengatakan, pendampingan tersebut melibatkan Babinsa dalam berbagai aspek pemeliharaan kebun jagung, mulai dari penyiangan, pemupukan, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
Kata dia, pendampingan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan hasil panen yang optimal, tetapi juga untuk memberikan edukasi dan bimbingan tehknis kepada para petani setempat.
“Bersama-sama dengan masyarakat, kami berusaha untuk mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah. Melalui pendampingan ini, kami berharap bisa membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani di Mondowe,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik kebun jagung, Arifin, menyambut baik pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tersebut.
Menurutnya, kehadiran Babinsa sangat membantu dalam mengatasi berbagai kendala tehknis yang sering dihadapi para petani.
“Kami berterima kasih atas bantuan dan pendampingan dari Babinsa. Dengan adanya dukungan ini, kami menjadi lebih termotivasi dan optimis untuk mengembangkan usaha pertanian kami,” ungkapnya.
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh jajaran Koramil 1311-03/Petasia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan masyarakat dan memastikan tersedianya bahan pangan yang cukup dan berkualitas di wilayah tersebut. (Hms Kodim/NAL)






