Morut-Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Morowali Utara Kompol H. Amri didampingi oleh Wakil Bupati Morowali Utara H.Djira K., S.Pd, M.Pd, bersama Panglima Penghubung (Pabung) 1311 Morowali Utara Mayor Inf. Lanto, serta dihadiri oleh para personil TNI/POLRI, Satpol-PP, dan Dinas Perhubungan.
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) menghadapi perayaan Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas Yang Presisi” bertempat di Mapolres Morowali Utata pada Senin (03/10/2022).
Apel gelar pasukan diawali dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan dari masing-masing personil serta pemeriksaan pasukan yang dilakukan oleh Wakapolres bersama dengan Wakil Bupati Morowali Utara dan Pabung 1311 Morowali Utara.
Wakil Bupati H. Djira K, S.Pd, M.Pd, Buka Kegiatan Audit Stunting Dan Manajemen Kasus Stunting Kabupaten Morowali Utara.
- Gorontalo Tuntas Terang, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo, Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo Capai 100 Persen
- Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wawali Richard Sualang Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat
- Caroll Senduk Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pemkot Tomohon Fokus Delapan Prioritas Pembangunan
Dalam sambutan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) yang dibacakan oleh Wakapolres Morowali Utara Kompol H. Amri menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya guna mendukung pelaksanaan operasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 03 Oktober 2022 sampai dengan 16 Oktober 2022 di seluruh jajaran Polda Sulteng.
Operasi Zebra Tinombala sendiri bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, dan angka fatalitas, serta untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
“Laksanakan tugas operasi ini dengan penuh rasa tanggung jawab, kedepankan sikap humanis serta lakukan edukasi Kamseltibcarlantas secara intens dan massif kepada masyarakat. Hindari sikap arogan dan jauhi pungutan liar (pungli), jaga keselamatan serta tingkatkan kewaspadaan, lakukan koordinasi dan kedepankan sinergitas dengan pihak-pihak terkait. Selama pelaksanaan operasi, para komandan satuan wajib melakukan pengawasan secara ketat di lapangan serta memberi tindakan yang tegas kepada anggota yang melakukan pelanggaran”, tegasnya. (John)






