Tomohon – Dalam waktu dekat ini pemerintah Kota Tomohon akan melakukan operasi pasar terkait kersediaan bahan pangan pokok strategis di wilayah Kota Tomohon.
Hal tersebut dikatakan Walikota Caroll Senduk, Selasa (11/3/2025) kepada awak media di Kantor Walikota Tomohon.
“Saya sudah perintahkan kepada stakeholder terkait untuk segera mencari solusi terkait sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan yang cukup signifikan beberapa minggu terakhir ini,” kata Caroll Senduk.
Ia menyebutkan terkait harga komoditas seperti cabe yang semakin ‘pedas’ harganya hari-hari terakhir ini, tentunya Walikota pilihan rakyat Tomohon akan berupaya mencari solusinya dengan mendatangkan cabe dari luar Kota Tomohon.
- Cap Tikus Warisan Budaya Minahasa Mendapat Respons Positif di Jakarta Beat Society 2026
- Dipimpin Kansil, ABPEDNAS Bitung Resmi Dilantik Bersama Srikandi Jaga Desa Dan ASLINMAS. Ini Pesan Walikota
- Didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Sangihe, Bupati Michael Thungari Hadiri Perayaan HUT Ke-163 Jemaat Gmist Yerusalem Enemawira
“Saya sudah perintahkan Dinas terkait untuk mencari sentra-sentra produksi cabe dari luar daerah. Kita tak boleh abaikan kebutuhan masyarakat, karena bapok berupa cabe sangat diperlukan oleh masyarakat. Apalagi menjelang idul fitri 2025 ini permintaan cabe di wilayah Sulut lebih khususnya di kota Tomohon sangat tinggi,” tegasnya.
Diketahui, Harga cabe merah beberapa Minggu terakhir sempat menyentuh angka 120 ribu/kg, tapi hari ini sudah turun di angka 96 ribu/ kg. Sedangkan Cabe keriting naik Rp10 ribu, dari angka Rp40ribu/kg Minggu terakhir hari ini tembus di angka Rp50 ribu/kg. Daging ayam mengalami kenaikan Rp1.000 dari angka Rp37 ribu pekan lalu, dan hari ini di angka 38 ribu/kg. (*/Red)







