Semarang-Annisa Pohan Yudhoyono,sebagai Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IKAWATI) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, mengajak para anggota IKAWATI di ATR/BPN untuk memanfaatkan jaringan pertemanan mereka dalam mensosialisasikan program-program yang ada di Kementerian ATR/BPN.
“Saya tahu Ibu-ibu punya jaringan pertemanan, komunitas, organisasi yang lain. Tolong manfaatkan untuk bantu sosialisasikan program-program yang ada di Kementerian ATR/BPN dengan baik. Sehingga, masyarakat lebih paham lagi apa yang menjadi keuntungan dari program Kementerian ATR/BPN,” pesan Annisa, dalam kunjungan kerjanya di Semarang Provinsi Jawa Tengah, Senin (15/07/2024).
Ia mencontohkan soal mafia tanah. “Banyak yang dirugikan, apalagi masyarakat kecil yang terkena dampak atau ditipu oleh mafia tanah. Kita ini gak boleh diam saja melihat kejahatan ini,“ tegasnya.
Contoh lain, kata Pembina IKAWATI ATR/BPN tersebut, adalah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
- Gubernur Yulius Selvanus Instruksikan Respons Cepat, Bantuan Logistik Pemprov Sulut Meluncur ke Sangihe
- Manado Tuan Rumah Rakernas PGIW-SAG 2026, Wawali Richard Sualang: Siap Sambut Peserta dengan Kebersamaan dan Keramahan
- Terkait Sulut Peringkat 1 Indikator NEET, Magdalena Wulur: Perlu Dipahami Secara Proposional, Agar Tidak Timbul Persepsi Keliru di Masyarakat
“Kita sering sekali bicara PTSL, tapi banyak juga yang belum paham apa itu PTSL. Untuk itu, kita bisa lebih sering menghimbau lagi orang-orang di sekitar kita untuk bisa ikut serta, sambil menjelaskan manfaatnya,” imbaunya.
“Sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian ATR/BPN, marilah kita juga bersama-sama membangun kebersamaan untuk mensosialisasikan program-program Kementerian ATR/BPN, terutama Reforma Agraria di sekitar kita. Sosialisasi yang efektif akan memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memahami manfaat dan tujuan dari Reforma Agraria, serta bagaimana mereka dapat berpartisipasi secara aktif,” ungkapnya. (Hms ATR/BPN/NAL)






