Bitung, Redaksisulut – Dalam rangka hari perempuan atau International Women’s Day, Aliansi Perempuan Bitung Bersuara gelar aksi damai. Selasa, (9/3/2021).
Aksi yang dilaksanakan di pusat Kota, Kecamatan Maesa ini menerapkan protap kesehatan dan dalam aksi mendapat pengawalan dari aparat Kepolisian.
Sementara itu, perwakilan Aliansi Perempuan Bitung Bersuara Fauziah Tompoh menyampaikan bahwa International Women’s Day mengangkat tema Perempuan memilih untuk melawan.
“Isu aliansi Perempuan Bitung Bersuara berfokus pada RUU PKS dan isu turunan yakni tentang diskriminasi Perempuan, eksploitasi Perempuan dan sebagainya”. Katanya.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
Ia juga menyampaikan bahwa, Aliansi Perempuan Bitung Bersatu baru terbentuk tiga hari yang lalu, pada hari Sabtu dan dalam aksi ini, ingin mengajak seluruh perempuan yang ada di Kota Bitung untuk sama-sama memperjuangkan hak-haknya sebagai perempuan.
“Harapan kedepan, perempuan harus berani menyuarakan hak-haknya sebagai manusia yang setara dengan laki laki, jangan mau didikte laki-laki, perempuan harus berani berbicara terkait apapun karena perempuan punya power yang sama dengan laki-laki jadi semua perempuan harus membuktikan bahwa dirinya layak berkonstribusi”. Tegas Fauziah.
Dalam aksi terlihat beberapa perempuan membentangkan spanduk bahkan kertas bertuliskan, Perempuan bukan untuk ditindas tapi untuk dihormati dan dilindungi!!, Semua cewek unik, semua cewek cantik, semua cewek menarik #choosetochallenge #iwdbtg2k21, Stop perdagangan perempuan, Perempuan bukan properti, Tubuhku otoritasku, Stop pelecahan seksual, sahkan RUU PKS dan Tubuhku tak salah, otakmu yang bermasalah. (Wesly)






