Manado – Presiden RI Ir Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (19/01/2023).
Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Bupati Minut Joune Ganda.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim saya resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara,” ungkap Jokowi disambut dengan tepuk tangan.
Presiden Jokowi mengatakan, Bendungan Kuwil Kawangkoan bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang mampu menghasilkan tenaga listrik dua kali 0,7 mega watt. “Meski kecil tapi bisa menjadi pembangkit listrik Mikro Hidro,” ujar Jokowi.
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
- Gelar Reses II Tahun 2026, Ini Aspirasi yang Dijaring Anggota DPRD Provinsi Sulut
Menurut Presiden, Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki daya tampung sebesar 26 juta meter kubik dengan luas genangan 157 hektare. “Ini bisa untuk pembangkit listrik, mengurangi banjir di Manado, juga untuk pertanian,” sebutnya.
Selain itu, kata Jokowi, Bendungan Kuwil Kawangkoan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat sekitar.
“Karena berada di atas Manado, sehingga kalau tidak dihentikan di sini airnya bisa lari dan bisa menyebabkan banjir Manado. Seperti saya ingat pernah 2014 Manado banjir bandang,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Ir. I Komang Sudana, MT mengatakan, Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun dengan anggaran Rp 1,9 triliun untuk penangan banjir di Kota Manado.
“Kami berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah datang meresmikan langsung Bendungan Kuwil Kawangkoan,” ucapnya. (J.Mo/*)






