Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id
FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id
WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654)
ORDER BY t.name ASC
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1,31) ORDER BY umeta_id ASC
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1
Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1
Sulut – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Tingkat Provinsi Sulut, yang diselenggarakan Pemprov Sulut lewat Dinas Kesehatan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Sabtu (19/11/2022).
Mengangkat tema “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”, HKN yang jatuh pada tanggal 12 November 2022 diharapkan dapat menggairahkan semangat masyarakat Indonesia, termasuk Sulut, untuk terus bangkit dan optimis, dalam mewujudkan negeri yang sehat, menuntaskan penanganan sejumlah permasalahan kesehatan.
Untuk itu dalam sambutannya, Wagub Steven mengharapkan momentum HKN dapat dijadikan segenap stakeholder kesehatan untuk melakukan introspeksi, kontemplasi dan evaluasi.
Pola pikir yang baik serta bekerja dengan hati disebutnya adalah hal terpenting dalam pelayanan kesehatan masyarakat karena erat kaitannya dengan nyawa manusia.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
“Masalah kesehatan adalah masalah yang urgent dan jadi perhatian khusus di negara kita ini. Undang Undang menetapkan bahwa untuk anggaran kesehatan baik APBN maupun APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota itu harus 10%,” ujar Wagub.
“Tapi Saya mesti sampaikan, apa artinya penetapan anggaran yang 10% ini apabila yang dihasilkan hanya output? Outcomenya tidak ada. Maksudnya, produk-produk fisik jadi, tapi kalau tidak ada dampak positifnya terhadap kesehatan masyarakat, tidak ada artinya,” tambahnya.
Olehnya itu, Wagub Kandouw mengimbau agar seluruh stakeholder kesehatan di Bumi Nyiur Melambai untuk mau, mampu dan berani dalam menetapkan indikator-indikator kesehatan dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, termasuk dalam mengimbangi progres pembangunan di bidang kesehatan.
“Pemprov. Sulut sekarang ini, di bawah kepemimpinan Pak Gubernur Olly Dondokambey, sangat gencar terhadap pembangunan bidang kesehatan. Anggaran yang dialokasikan di bidang kesehatan, untuk tingkat provinsi mungkin Sulut salah satu yang terbaik karena angkanya lebih dari 10%,”
“Target Pak Gubernur, fasilitas kesehatan dilengkapi dan disempurnakan, walaupun kondisi fiskal tidak baik-baik amat. Tapi jadi tekad Pak Gubernur, masalah kesehatan di Sulut tidak bisa ditawar-tawar. Mimpi kita untuk fasilitas kesehatan, Sulut jadi New Penang di Timur Indonesia,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut Wagub juga melakukan pelantikan terhadap Pengawas Rumah Sakit Sulut, serta menyerahkan sejumlah penghargaan bidang kesehatan, yakni Penghargaan Lomba Inovasi Asosiasi Puskesmas Indonesia (APKESMI), Penghargaan Kabupaten/Kota dengan capaian UHC (Universal Health Coverage) tertinggi (≥95%), Penghargaan Rumah Sakit yang terakreditasi Paripurna, Penghargaan Inovasi Sehat Layanan Kesehatan Primer Berdaya, Penghargaan Cakupan Skrining IVA Tertinggi se-Sulut, Penghargaan Capaian Vaksinasi C19 pada Lansia dan Anak Tertinggi se-Sulut, Penghargaan atas Penggunaan Rumah Isolasi C19, Penghargaan Vaksinasi BIAN, Penghargaan Nakes Teladan Puskesmas dan RS serta Kader Posyandu, Penghargaan dalam Target Skrining Faktor Resiko PTM Tertinggi di Sulut, Penghargaan STBM Awards, Penghargaan Wasor Kusta Terbaik, Penghargaan Pengelola Program Malaria Terbaik se-Provinsi Sulut, dan Penghargaan Kabupaten/Kota yang sudah eliminasi Malaria.
Turut hadir, Ketua DPRD Sulut Fransiskus Silangen, jajaran Forkopimda Sulut, Bupati Minahasa Selatan, Wakil Bupati Kepulauan Sitaro, Plh. Sekdaprov Sulut, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Sulut, serta stakeholder terkait. (*/J.Mo)
