Manado – Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw membuka Konsultasi Tahunan Komisi Pelayanan Anak se-Sinode GMIM di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Sabtu (15-10-2022).
Dalam kesempatan, Wagub menekankan pentingnya pengajaran disiplin kepada anak sejak usia dini.
“Terpenting dari semua adalah disiplin. Anak-anak ini harus selalu diajari disiplin. Ada beberapa negara yang ditanya filosofi hidup sampai besar adalah disiplin dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Selain itu, dalam sambutan mewakili Gubernur Olly Dondokambey, Wagub Steven menyampaikan bahwa Indonesia termasuk Sulut kini tengah mengalami bonus demografi, yaitu tren demografi anti piramida yang artinya orang berusia muda semakin hari semakin banyak dari pada orang yang berusia tua.
- PWI dan Mitra Gelar Gerakan Literasi Pelajar Manado, Sejuta Asa untuk Kota Tercinta, Jadi Kado Istimewa HUT Ke-403 Manado
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
“Saya setuju dengan pak pendeta bahwa tugas yang paling mulia, paling berat justru utusan-utusan yang hadir pada hari ini. karena di tangan anda-anda semua, keluarga, masyarakat, bangsa dan gereja nasibnya ada di tangan Bapak/Ibu sekalian,” ucapnya.
Lebih lanjut Wagub menyampaikan tantangan zaman ini era milenial, terlebih saat ini pemakaian gadget pada anak-anak sudah tidak bisa dilarang. Olehnya suasana digitalisasi harus lebih diunderline dalam menyusun penetrasi program kepada anak-anak.
“Apalagi setelah dua tahun pandemi ternyata semua anak-anak harus dikasih Gedget karena online, jadi kita harus mitigasi,” jelasnya.
“Dalam ajaran-ajaran Alkitab selalu up to date dan menurut saya program-program pemerintah masih up to date,” tukasnya.
Hadir dalam kegiatan, ketua BPMS GMIM Hein Arina, Ketua Panitia Rio Dondokambey dan seluruh Ketua Komisi Pelayanan Anak se-Sinode GMIM. (*/J.Mo)






