Manado – Beredar surat keputusan (SK) Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI yang membekukan kepengurusan DPD KNPI Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Jackson Andre William Kumaat.
SK yang ditandatangani Noer Fajrieansyah itu kemudian menunjuk Almanzo Bonara sebagai Caretaker Ketua DPD KNPI Sulut periode 2016-2019.
Bagaimana tanggapan Kumaat? Diwawancarai, Ketua KNPI Sulut dua periode ini menjawab santai.
“Noer Fajrieansyah bukan ketua umum kami. KNPI Sulut saat ini berdiri bersama Ketua DPP KNPI Haris Pratama,” ujar dia, Rabu (13/11/2019).
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Menurut dia Noer Fajrieansyah jangan bekukan yang bukan pengurusnya.
“Segera buat baru pengurus provinsi dan 15 kabupaten/kota,” kata Jacko sapaan akrabnya.
Tanggal 19-20 November, direncanakan Jacko akan menggelar musyawarah daerah ke-14 untuk memilih pengurus periode 2019-2022.
Seperti diketahui Haris Pratama adalah Ketum DPP KNPI periode 2018-2021 hasil Kongres 15 pada Desember 2018. Noer Fajrieansyah kemudian menggelar musda tandingan pada Januari 2019. (Shita_P)






