Tahuna-Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., menghadiri sekaligus memaparkan langsung kondisi kelistrikan Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Kegiatan Sinkronisasi Usulan Program Listrik Perdesaan (Lisdes), Penyediaan Lahan, dan Perizinan Lisdes Provinsi Sulawesi Utara bersama Kementerian ESDM RI, Senin (21/09/2026).
Dalam pertemuan strategis yang dihadiri kepala daerah, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI General Manager PT PLN (Persero) UIW Suluttenggo, Bupati Michael Thungari menyampaikan dimana letak geografi Kabupaten kepulauan Sangihe terdiri dari 26 pulau yang berpenghuni dan memiliki tantangan dan kesulitan tersendiri.
Bupari Thungari menyampaikan dimana dari 26 pulau ada 7 wilayah yang belum dialiri listrik dan untuk kecamatan Tatoareng sedang dibangun Puskesmas berlokasi di i pulau Kahakitang yang pastinya sangat membutuhkan aliran listrik untuk operasionalnya namun di ibu kota kecamatan tersebut tak ada listrik.” puskesmas yang dibangun ini tentunya belum bisa beroperasi kalau tidak ada aliran listrik” ujar Thungari.
Thungari mengungkapkan, masih ada 9 tempat lagi yang dialiri listtik untuk waktu tertentu yakni 6 jam dan 12 jam sehari namun selama pemerinrahannya bersama dengan Gubernur Sulut sudah ada 4 tempat yang telah dialiri listrik selama 24 jam terus menerus.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
“Artinya hal ini berprogres. Untuk itu disampaikan terima kasih kepada General Manager UID Sulutengo Bapak Usman Bangun dan jajarannya dimana selama 1 tahun ini sudah ada 4 tempat yang menikmati listrik 24 jam,” ucap Thungari.
Bupati juga mengatakan dimana untuk kecamatanTatoareng sudah disiapkan lahan untuk pembanguan pembangkit begitu juga pulau Beeng darat yang telah memiliki tiang dan kabel listrik dan pihak kampung telah menghibakan lahan juga untuk pembangunan Pembangkit listrik yang diharapakan terealisasi pada tahun 2027 mendatang.
“Untuk itu kami memohon kepada Kementrian ESDM bersama PT PLN (Persero) untuk kabupaten kepulauan Sangihe di tahun 2027 agar segera dibantu terkait persoalan ketersedian listrik yang yelah menjadi kebutuhan dalam menunjang kesejahteraan masyarakat,”pungkas Thungari. (Yoss)
