IKA SMANLI Manado Didorong Tak Berhenti pada Seremoni, Pengurus Diminta Buktikan Kerja Nyata

oleh -1022 Dilihat
oleh

Manado-Pengukuhan kepengurusan Ikatan Kerukunan Alumni SMA Negeri Lima (IKA SMANLI) Manado dan KSB menjadi awal bagi pengurus baru untuk membuktikan keberadaan organisasi melalui kerja nyata.

Bukan sekadar menjadi wadah pertemuan para alumni, IKA SMANLI diharapkan 1mampu membangun jaringan kebersamaan, saling membantu sesama alumni serta memberi kontribusi bagi almamater dan masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam pengukuhan pengurus IKA SMANLI Manado yang digelar di Aula Santiago Korem 131/Santiago, Manado, Sabtu (19/9/2026).

Ketua Umum IKA SMANLI Manado, Kolonel Infanteri George Sumilat, menegaskan perbedaan profesi, latar belakang maupun perjalanan hidup tidak boleh menjadi penghalang bagi para alumni untuk tetap terikat dalam satu almamater.

Menurutnya, ikatan sebagai alumni SMA Negeri Lima harus menjadi modal untuk membangun organisasi yang terbuka dan mampu merangkul seluruh angkatan.

“Jangan sampai perbedaan profesi maupun perjalanan hidup menjadi sekat. Kita tetap memiliki satu ikatan sebagai alumni SMA Negeri Lima,” ujar George.

Ia meminta kepengurusan baru menjadikan IKA SMANLI sebagai rumah bersama. Artinya, organisasi tidak hanya aktif ketika ada kegiatan seremonial, tetapi juga hadir ketika alumni membutuhkan dukungan.

Kontribusi terhadap almamater dan masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus diwujudkan melalui program kerja yang terukur.

George menyebut sejumlah kegiatan dapat dikembangkan, mulai dari aksi sosial, beasiswa, peningkatan kapasitas alumni, olahraga, seni hingga pemberdayaan.

Menurut dia, ukuran kekuatan organisasi bukan semata-mata jumlah anggota. Kekompakan, kepedulian dan kemauan untuk bergerak bersama justru menjadi modal utama.

“Yang perlu kita pikirkan bukan hanya apa yang bisa kita dapatkan dari organisasi ini, tetapi apa yang bisa kita berikan bersama untuk alumni, almamater dan masyarakat,” katanya.

Penasehat IKA SMANLI Manado, Drs Mahyudin Damis, M.Hum, menekankan bahwa kepengurusan yang baru terbentuk membawa mandat dari seluruh alumni.

Karena itu, organisasi tidak boleh dipersempit menjadi milik kelompok, angkatan atau individu tertentu.

Mahyudin mengatakan kerukunan harus menjadi fondasi utama karena para alumni memiliki latar belakang agama, suku, profesi dan kondisi sosial yang beragam.

Perbedaan tersebut, menurutnya, harus dikelola menjadi kekuatan untuk membangun organisasi.

“Pengurus boleh berganti, tetapi persatuan dan kerukunan jangan sampai ikut berganti,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pengurus agar memanfaatkan masa jabatan tiga tahun dengan kerja yang terukur. Komunikasi internal, pembagian tugas serta kemampuan menjaga kebersamaan dinilai menjadi faktor penting dalam menjalankan organisasi.

Mahyudin secara khusus meminta Ketua Umum dan Ketua Harian membangun komunikasi yang kuat dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Organisasi yang sehat membutuhkan komunikasi, pembagian tugas yang jelas dan kesediaan untuk saling mendengar,” katanya.

Mahyudin menyebut pekerjaan pengurus tidak berhenti setelah prosesi pengukuhan. Justru setelah struktur terbentuk, pekerjaan utama untuk membangun fondasi organisasi dimulai.

Sejumlah hal mendasar harus segera disiapkan, termasuk anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, sistem kerja, program yang realistis serta tata kelola yang terbuka bagi seluruh alumni.

Rapat kerja perdana diharapkan menjadi momentum untuk merumuskan kebutuhan tersebut sekaligus menentukan arah organisasi selama masa kepengurusan.

“Rapat kerja pertama bukan hanya menyusun kegiatan. Kita sedang membangun fondasi organisasi agar memiliki aturan yang jelas, pola kerja yang sehat, program yang realistis dan tata kelola yang terbuka bagi seluruh alumni,” ujarnya.

Prosesi pengukuhan sendiri ditandai dengan penyerahan pataka organisasi oleh Mahyudin Damis kepada Ketua Umum IKA SMANLI Manado.

Penyerahan pataka menjadi simbol dimulainya amanah kepengurusan untuk menjalankan roda organisasi selama masa jabatan yang telah ditetapkan. (T3/*)