Gema Sholawat di Desa Lebak Anyar, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan

oleh -158 Dilihat
oleh

Purwakarta-Masyarakat Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta menggelar acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dengan penuh kehangatan dan rasa syukur. Kegiatan keagamaan yang dipusatkan di desa ini berlangsung khidmat dan dihadiri antusias oleh ratusan warga setempat.

​Acara peringatan Maulid tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Lebak Anyar, Gugun Gunawan, S.H, Wakil Ketua BPD Desa Lebak Anyar, Bapak Yayat, bersama jajaran tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda-pemudi desa yang bahu-membahu menyukseskan jalannya acara.

​Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh penceramah kondang asal Ciherang, K.H. Sanusi, S.H. Dalam tausiyahnya yang sejuk namun sarat pesan moral, beliau mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak sholawat dan mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Lebak Anyar, Gugun Gunawan, menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya atas kekompakan seluruh warga Desa Lebak Anyar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

​”Peringatan Maulid Nabi ini bukan sekadar tradisi rutin tahunan, melainkan momen penting bagi kita semua untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bermasyarakat maupun dalam membangun desa yang lebih berkeadaban,” ujar Kepala Desa Lebak Anyar, Gugun Gunawan, S.H.

Pesan Kunci Ceramah:

​​Meneladani Akhlak Nabi: Menjadikan kejujuran, kesabaran, dan kedermawanan Rasulullah sebagai pedoman hidup.

​​Menjaga Kerukunan: Memperkuat persatuan antarwarga desa agar tercipta lingkungan yang aman, tenteram, dan harmonis.

​​Pentingnya Ilmu dan Amal: Menyelaraskan pemahaman keagamaan dengan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.

​Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, dan kemakmuran seluruh warga Desa Lebak Anyar. Suasana keakraban sangat terasa saat warga saling beramah-tamah seusai acara, menegaskan kuatnya rasa gotong royong dan kebersamaan di desa tersebut. (*Mustopa)