CT Scan 64 Slice Resmi Beroperasi di RSUD Kolonodale, Pasien Morut Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah

oleh -75 Dilihat

Kolonodale-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, meresmikan layanan CT Scan 64 Slice di Ruang Radiologi RSUD Kolonodale, Kamis (17/09/2026) siang.

Kehadiran fasilitas tersebut menambah kemampuan rumah sakit dalam mendukung pemeriksaan dan penegakan diagnosis pasien, khususnya untuk kasus yang membutuhkan pencitraan lebih detail.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Delis, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ruang layanan CT Scan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga meninjau pembangunan ruang hemodialisis yang tengah berlangsung di RSUD Kolonodale.

Bupati Delis mengatakan, penambahan CT Scan merupakan bagian dari upaya Pemda Morut, untuk memperluas akses masyarakat terhadap sarana dan mutu pelayanan kesehatan.

Menurutnya, akses kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan masyarakat membayar biaya pengobatan, tetapi juga ketersediaan fasilitas dan sumber daya manusia yang mampu memberikan pelayanan secara tepat.

“Hari ini dengan tersedianya layanan CT Scan, kita tidak perlu lagi merujuk pasien yang memerlukan pemeriksaan ini ke luar daerah. Ini bagian dari upaya meningkatkan akses sarana dan prasarana kesehatan bagi masyarakat Morut” kata Bupati Delis.

Ia menjelaskan, bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan visi Pemda Morut dalam mewujudkan masyarakat Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS), termasuk melalui program Morut Sehat.

Selain fasilitas, Bupati Delis, juga menekankan pentingnya kesiapan tenaga kesehatan dalam mengoperasikan dan mengembangkan layanan baru tersebut.

Ia mengapresiasi dokter spesialis serta tenaga radiografer RSUD Kolonodale yang mendukung pengembangan layanan tersebut.

“Fasilitas yang semakin lengkap harus ditunjang dengan mutu pelayanan dan sumber daya manusia yang terus berkembang. Karena itu, kita juga mendorong para tenaga kesehatan meningkatkan kompetensi, termasuk melalui fellowship,” ujarnya.

CT Scan merupakan teknologi pencitraan medis yang menggunakan sinar-X dan komputer untuk menghasilkan gambar penampang tubuh secara detail.

Pemeriksaan ini dapat membantu dokter mengevaluasi berbagai kondisi, antara lain cedera, perdarahan internal, kelainan tulang, tumor, serta gangguan pembuluh darah dan stroke.

Pada kondisi tertentu, CT juga dapat membantu dokter menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Direktur RSUD Kolonodale, dr Sherly Pede MKes, mengatakan, bahwa hadirnya CT Scan merupakan hasil dari proses pengembangan layanan yang membutuhkan dukungan Pemda.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Delis, karena membantu mempercepat penyediaan fasilitas tersebut.

Menurut Sherly, keberadaan CT Scan akan membantu dokter, khususnya Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), dalam menegakkan diagnosis dan menentukan terapi yang sesuai.

“Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, akhirnya RSUD Kolonodale bisa menambah layanan penunjang CT Scan yang sangat dibutuhkan untuk membantu para dokter menegakkan diagnosis dan memberikan terapi yang tepat kepada masyarakat,” kata Sherly.

Sherly, menambahkan, pengembangan layanan RSUD Kolonodale tidak berhenti pada CT Scan. Sejumlah fasilitas dan layanan kesehatan baru juga sedang dipersiapkan.

Menurutnya, pembangunan fasilitas hemodialisis dan catheterization laboratory (cath lab) terus berjalan dan ditargetkan dapat mendukung layanan unggulan rumah sakit pada 2027.

Ia juga menyebut, pengembangan layanan tersebut mendapat dukungan koordinasi antara RSUD Kolonodale, Dinas Kesehatan, dan Pemda Morut.

“Kami berharap, seluruh pengembangan layanan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung visi Pemda menuju Morut yang sehat,” kata Sherly.

Pihak RSUD Kolonodale juga menyampaikan bahwa layanan CT Scan telah mendapat persetujuan dalam pengembangan layanan yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan.

Dengan demikian, peserta JKN dapat memanfaatkan layanan tersebut sesuai indikasi medis dan ketentuan pelayanan BPJS Kesehatan yang berlaku.

Situs resmi RSUD Kolonodale juga mencantumkan CT Scan sebagai bagian dari layanan radiologi dan menyebut pemeriksaan radiologi dapat ditanggung BPJS sesuai prosedur yang berlaku.

Bupati Delis menegaskan, ukuran keberhasilan rumah sakit bukan semata-mata bertambahnya fasilitas atau capaian administratif, tetapi sejauh mana peningkatan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

” Kebanggaan kita bukan pada sertifikat atau fasilitas semata. Kebanggaan kita adalah ketika kehadiran rumah sakit betul-betul dirasakan masyarakat dan mutu layanan sesuai dengan harapan mereka,” katanya.

Ia berharap semakin lengkapnya fasilitas kesehatan di RSUD Kolonodale, dapat memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat rujukan bagi masyarakat Morut dan daerah sekitarnya.

“Ketika semua memiliki niat yang sama untuk meningkatkan mutu layanan dan memberikan pelayanan terbaik, saya percaya cita-cita menjadikan RSUD Kolonodale sebagai pilihan masyarakat bisa terwujud,” tandas Bupati Delis.

Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Morut sekaligus anggota DPD RI Asal Sulteng, Febriyanthi Hongkiriwang, Ssi Apt, Kepala Dinas Kesehatan Morut, Arif Paskal Pakonda SST, para pejabat struktural, dokter spesialis, serta tenaga radiografer RSUD Kolonodale.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.