Sambut Siswa Baru, SDN Babakansari Gelar MPLS Unik Dengan Semangat Literasi Finansial dan Kearifan Lokal

oleh -643 Dilihat

Purwakarta-Suasana penuh kegembiraan dan semangat baru menyelimuti SDN Babakansari, pada Senin (13/07/2026). Pasalnya, hari itu menjadi momen istimewa bagi para siswa baru yang resmi mengawali masa pendidikan mereka melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

​Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat. Setelah upacara selesai, seluruh siswa baru diarahkan untuk mengikuti siaran langsung (live streaming) pembukaan MPLS tingkat Kabupaten Purwakarta yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan.

Kegiatan ini menjadi jembatan bagi siswa untuk memahami visi dan misi pendidikan di lingkup kabupaten.

​Dalam sesi pengenalan lingkungan sekolah, Kepala Sekolah SDN Babakansari Ihat Solihat, S.Pd,hadir menyapa hangat para siswa baru. Momen ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan jajaran dewan guru yang akan membimbing dan mendampingi siswa selama menempuh pendidikan. Harapannya, keakraban yang terjalin sejak hari pertama dapat menciptakan rasa nyaman bagi siswa dalam belajar.

​”Kami tidak hanya fokus pada pencapaian akademik. Di SDN Babakan Sari, kami berupaya menciptakan ekosistem sekolah yang nyaman, kreatif, dan inspiratif. Sesuai dengan semangat Purwakarta Istimewa, kami ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang santun, cerdas, dan memiliki kebanggaan terhadap daerahnya sendiri,” ujar Ihat Solihat dengan penuh antusias.

​Program Unggulan: “TAMU”

Menabung dengan Kearifan Lokal ​Salah satu agenda yang paling mencuri perhatian dalam pembukaan MPLS kali ini adalah peluncuran program unggulan sekolah bernama TAMU (Tabungan Murid).

Program ini tidak hanya sekadar edukasi finansial, tetapi juga sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah. Keunikan dari program TAMU terletak pada media menabungnya. Siswa tidak menggunakan buku tabungan biasa atau celengan plastik, melainkan menggunakan celengan dari tanah liat hasil kerajinan khas Anjun, Plered.

​Kepala Sekolah SDN Babakansari Ihat Solihat, menjelaskan bahwa tujuan mulia di balik program ini adalah membangun Karakter, Membiasakan siswa untuk hidup hemat dan gemar menyisihkan uang jajan mereka sejak dini.

​”Pelestarian Budaya mengangkat potensi pengrajin lokal Plered sekaligus memperkenalkan serta melestarikan kerajinan khas daerah kepada generasi muda.​” jelas Ihat Solihat.

Dikatakan Ihat Solihat,proses menabung dilakukan secara simbolis pada hari pertama sekolah. Setelah itu, celengan tersebut akan dibawa pulang oleh siswa untuk disimpan di rumah masing-masing. Mereka didorong untuk konsisten menyisihkan uang setiap harinya.

​”Celengan-celengan tersebut tidak akan dibuka secara individu, melainkan akan dikumpulkan kembali dan dibuka bersama-sama di sekolah pada akhir semester nanti. Momen pembukaan bersama ini diharapkan menjadi perayaan atas keberhasilan siswa dalam menabung dan menjadi ajang silaturahmi yang menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.​” ujar Ihat Solihat.

​Melalui program TAMU ini, SDN Babakansari berharap para siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter hemat serta rasa bangga yang tinggi terhadap kekayaan budaya daerah asalnya. (Mustopa)

No More Posts Available.

No more pages to load.