Morut-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), melalui Tim Penjaringan Desa/Kelurahan Berprestasi Tahun 2026 melaksanakan penilaian terhadap Desa Lembontonara, Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Selasa (23/06/2026).
Kegiatan tersebut di pusatkan di aula STQ kantor Desa Lembontonara, dan dibuka langsung Kadis Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) Sulteng, Ihsan Basir SH LLM mewakili Gubernur Sulteng di dampingi Bupati Morut Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS.
Hadir dalam kegiatan itu, Anggota DPD RI asal Sulteng, Febriyanthi Hongkiriwang Ssi Apt., Ketua Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng, Emy, SSos MSi, Sekretaris TP PKK Provinsi Sulteng, Kadis PMD Morut, unsur Forkopimda, sejumlah Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, Camat Mori Utara dan Mori Atas, para Kades, serta tamu undangan lainnya.
Perlu diketahui, Desa Lembontonara merupakan pemenang Lomba Desa Tingkat Kabupaten Morut 2026, dan kembali dipercaya mewakili Morut pada ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng.
Kades Lembontonara Mohammad Sobirin SAP, melaporkan, bahwa tema yang diusung dalam lomba Desa tahun ini, yakni ‘Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045’. Ia menjelaskan, bahwa musyawarah dan pelayanan masyarakat menjadi tulang punggung penyelenggaraan pemerintahan di Desa.
Dengan visi ‘Lembontonara Emas (Elok, Maju, Agamis dan Sejahtera)’ Pemerintah Desa terus mendorong pembangunan berbasis kebersamaan melalui pengembangan sektor perkebunan dan pertanian, sebagai produk unggulan Desa. Selain itu, berbagai inovasi pelayanan, pengembangan UMKM, serta pelestarian seni dan budaya lokal terus dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga identitas Desa.
Sementara itu, Bupati Delis, dalam sambutannya , menegaskan, komitmen Pemda Morut dalam mendukung pembangunan Desa, sebagai pondasi pembangunan di daerah.
Menurutnya, Desa Lembontonara merupakan contoh nyata keberhasilan transformasi Desa yang dahulunya memiliki berbagai keterbatasan, namun kini berkembang menjadi Desa yang maju, mandiri, dan memiliki daya saing.
“Berbagai inovasi yang dimiliki Desa Lembontonara, telah mampu menunjang perekonomian masyarakat. Desa ini juga menjadi salah satu contoh sukses kawasan transmigrasi yang berkembang di Morut. Berbagai keunggulan yang dimiliki menjadikan Lembontonara layak mewakili Kabupaten Morut pada tingkat Provinsi,” tegas Bupati Delis.
Bupati Delis, juga menyampaikan optimisme terhadap kemampuan Desa Lembontonara untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Jika diberikan kepercayaan untuk mewakili Sulteng pada tingkat Nasional, kami yakin Desa Lembontonara mampu membawa nama baik daerah,bdan tidak akan mengecewakan nama Provinsi Sulteng,” ujar orang nomor satu di Morut itu.
Kadis PMD Provinsi Sulteng, Ihsan Basir, saat membuka secara resmi kegiatan penilaian, menjelaskan, bahwa evaluasi perkembangan Desa/Kelurahan merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyebutkan, bahwa Desa/Kelurahan merupakan pondasi utama pembangunan Nasional, sehingga kapasitas Pemerintahan Desa harus terus diperkuat, agar mampu menjadi wilayah yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
“Melalui evaluasi ini diharapkan Pemerintah Desa bisa terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dari tahun ke tahun, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan penilaian berlangsung dengan pemaparan berbagai program unggulan Desa, inovasi pelayanan publik, pengembangan ekonomi masyarakat, serta potensi budaya dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan Desa Lembontonara dalam ajang Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulteng 2026. (*)






