Widyawati : Ini Komitmen Daerah Dukung Penguatan PAUD Secara Berkelanjutan

oleh -881 Dilihat

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV dan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-69 PP-PAUD tingkat Nasional pada 05 -07 Juni 2026 di Hotel Millennium Kebon Sirih, Jakarta.

Kegiatan berskala Nasional tersebut dihadiri jajaran pengurus PP-PAUD dari berbagai provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia, termasuk delegasi dari Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hadir dalam kegiatan itu, Pembina PP-PAUD Morut, Widyawati M Djira, Ketua PP-PAUD Morut, Husna Musda Guntur, Sekretaris Yefna Dersila Potaka, serta anggota Susilowati.

Rakernas dan peringatan HUT ke-69 ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUD) atau yang sebelumnya dikenal sebagai Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Association of Early Childhood Education Organization.

Mengusung tema “Penguatan Kolaborasi dan Inovasi: Kunci Organisasi Menghadapi Tantangan PAUD Masa Depan”, forum nasional tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antarpenyelenggara pendidikan anak usia dini di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial yang semakin dinamis.

Ketua Umum DPP PP-PAUD Ny. Nani Suhajar Diantoro dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan 69 tahun organisasi merupakan bentuk pengabdian panjang dalam mendampingi tumbuh kembang anak Indonesia pada masa paling penting dalam kehidupannya.

“Anak-anak kita hidup di dunia yang berubah sangat cepat, digital dan penuh tantangan baru. Karena itu, organisasi penyelenggara PAUD harus menjadi bagian dari perubahan melalui kolaborasi dan inovasi yang nyata,” ujar Ny. Nani Suhajar Diantoro.

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan PAUD tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga, masyarakat, pemerintah, serta seluruh organisasi penyelenggara pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Menurutnya, penguatan organisasi harus diwujudkan melalui inovasi dalam berbagi praktik baik, pendampingan anggota, serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses pembelajaran dan komunikasi.

“Memasuki usia ke-69, kita meneguhkan bahwa PAUD adalah ruang yang hangat bagi anak. Teknologi hanyalah alat bantu, bukan pengganti sentuhan manusia. Masa depan bangsa dibangun dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan cinta setiap hari,” katanya.

Sementara itu, Pembina PP-PAUD Morut, Widyawati M Djira, menyampaikan, bahwa keikutsertaan Morut dalam Rakernas IV menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung penguatan pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan.

” Kegiatan ini memberikan ruang pembelajaran, kolaborasi, dan penguatan kapasitas organisasi, agar pelayanan pendidikan anak usia dini semakin berkualitas. Masa depan daerah dan bangsa dimulai dari kualitas pendidikan anak-anak hari ini,” ujar Widyawati.

Ia juga menilai forum Nasional tersebut penting untuk mempererat jaringan kerja antar daerah, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendukung tumbuh kembang generasi emas Indonesia.

Rakernas IV PP-PAUD turut dihadiri sejumlah tokoh Nasional, di antaranya Pembina DPP PP-PAUD yang juga Kepala Badan Otorita Pantura Dr H Suhajar Diantoro MSi., serta Kepala Badan Kepegawaian Negara Prof Dr M Zudan Fakrulloh SH MH.

Melalui momentum HUT ke-69, PP-PAUD menegaskan, komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Indonesia, melalui penguatan organisasi, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi berkelanjutan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.