Tangerang-Bukan sekadar pameran, kehadiran stan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025, menjadi ruang temu kangen bagi warga kawanua yang rindu cita rasa kampung halaman di perantauan. Kamis (28/8/2025).
Stan Minut yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, menghadirkan dertan produk UMKM unggulan, mulai dari kerajinan tangan berbahan sabut kelapa, batik khas Minut, hingga tepung kelapa, VCO, produk daur ulang, serta beragam panganan khas.
Kepala Bappeda Minut, Hanny Tambani, menyebutkan bahwa stan Minahasa Utara bukan hanya etalase produk, melainkan juga jendela budaya.
“Macam-macam pangan khas Minut juga kami hadirkan. Beragam kue dan cemilan bisa langsung dinikmati pengunjung,” ujarnya.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Apkasi, menegaskan keikutsertaan Minut di AOE 2025 adalah wujud komitmen membangkitkan ekonomi rakyat.
“UMKM adalah wajah ekonomi kerakyatan. Kami ingin tunjukkan bahwa produk Minahasa Utara punya kualitas tinggi dan daya saing,” tandasnya.
AOE 2025 yang dibuka langsung Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan menjadi panggung bagi produk Minut untuk menembus pasar nasional hingga global. (T3)






