Sulut- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memberikan perhatian khusus bagi warga pengungsi Gunung Ruang Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, yang akan menggunakan hak pilih pada Pilkada 2024.
Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos di salah satu lokasi pengungsian di Rusunawa Sagerat Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara yang di tempati sekitar 92 kk dari dua desa yakni desa Pumpente dan Langpatehi Kabupaten Sitaro,Selasa (02/07/2024).
Dirinya memberikan jaminan kepada warga pengungsi akibat erupsi Gunung Ruang untuk tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Serentak 27 November 2024 nanti.
“Dalam rangka Pilkada 2024, bapak dan ibu akan kami daftarkan sebagai pemilih karena bapak ibu masih warga negara Indonesia yang tinggal di Sulawesi Utara,” ujar Betty dihadapan ratusan warga Kampung Laingpatehi dan Kampung Pumpente, pengungsi akibat dampak erupsi Gunung Ruang akhir April 2024 lalu.
Betty menjelaskan, setiap warga Pulau Ruang yang memiliki hak pilih, akan tetap bisa menggunakan hak pilihnya di Pilkada Serentak pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara.
Saat ini KPU se-Indonesia sedang masa tahapan pelaksanaan Coklit, dimana petugas Pantarlih (Panitia Pemutakhiran Data Pemilih) melakukan verifikasi dan validasi data pemilih yang berlangsung sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024 nanti.
“Setahu saya bapak ibu akan dipindahkan ke Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Yang belum di-Coklit akan tetap di-Coklit walaupun dalam pengungsian. Bapak ibu sementara akan didata sebagai warga Kabupaten Kepulauan Sitaro, namun jika pada satu masa sudah memiliki e-KTP Bolsel sebelum penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap) 23 September 2024, bapak ibu nantinya selain bisa memilih gubernur dan wakil gubernur, juga akan berhak mengikuti pemilihan bupati dan wakil bupati Bolsel,” kata Betty yang juga selaku Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI.
Dia melanjutkan, jika setelah lewat 23 September baru memiliki e-KTP Bolsel, warga pengungsi Pulau Ruang tetap bisa menggunakan hak pilih untuk memilih gubernur dan wakil gubernur di lokasi pengungsian atau di TPS lokasi khusus. Hal ini juga berlaku untuk warga Pulau Ruang yang mengungsi secara mandiri yang tersebar diluar lokasi pengungsian yang ditetapkan pemerintah.
Dalam melaksanakan monitoring di Bitung, Betty Epsilon Idroos didampingi Anggota KPU Sulut Lanny Ointu dan Awaluddin Umbola, serta diawasi oleh Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh dan anggota Zulkifli Densi. Hadir juga para anggota KPU Kabupaten Kepulauan Sitaro dan KPU Kota Bitung.
Untuk diketahui, dalam kunjungan ini, Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos juga memberikan bantuan berupa sembako kepada warga masyarakat Sitaro yang terdampak korban erupsi gunung ruang Kabupaten Sitaro. (*)








