Bitung – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw menghadiri acara Family Gathering dan Graduasi Mandiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Lapangan Sari Cakalang, Kota Bitung, Selasa (22/10/2019).
Acara itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Asisten Satu Pemprov Sulut, Edison Humiang, Kadis Sosial Pemprov Sulut Rinny Tamuntuan serta Kapolres Bitung AKBP Stefanus Michael Tamuntuan.
Sebagai informasi, pada acara tersebut, sebanyak 38 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Bitung menyatakansecara sukarela mundur menerima bantuan PKH dan memutuskan untuk mandiri.
Wagub Kandouw mengapresiasi kemauan dan keberhasilan masyarakat untuk lepas dari bantuan PKH.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
“Keluar dari kemiskinan tergantung dari diri sendiri. Bantuan dari pemerintah tidak selamanya diberikan, makanya harus ada upaya untuk keluar dengan jalan bekerja, bekerja dan bekerja,” kata Kandouw.
Disamping itu, Kandouw juga menjelaskan soal jenis kemiskinan yakni kemiskinan situsional, struktural dan kultural serta absolut.
“Saya yakin di Kota Bitung jenis-jenis kemiskinan itu sudah tidak ada. Kalaupun masih ada itu hanya kemiskinan absolut yakni susah mendapatkan air bersih dan aliran listrik,” beber Kandouw.
Sebelumnya, Kadis Sosial Pemprov Sulut, Rinny Tamuntuan saat membacakan laporan menyebut jumlah penerima PKH di Bitung.
“Di Kota Bitung ada 38 penerima yang mundur dari 544 KPM dan kita berharap makin banyak keluarga penerima yang bisa mandiri berkat program PKH,” kata Tamuntuan. (*/JM)
