Purwakarta-Suasana tenang di RT 10/RW 04 Dusun II, Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta mendadak gempar pada Sabtu sore (22/8/2026), sekitar pukul 16.00 WIB, kobaran api menyala dari bagian belakang salah satu rumah warga dan dengan cepat membesar hingga menyita perhatian masyarakat sekitar.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh anak dari Bapak Darmaji, pemilik rumah. Melihat kepulan asap dan percikan api dari area belakang, ia segera memberi tahu pihak keluarga dan berteriak meminta bantuan. Warga yang mendengar jeritan tersebut langsung berhamburan keluar membawa peralatan seadanya untuk memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke pemukiman lain.
Pemerintah setempat bersama jajaran kepolisian bergerak cepat ke lokasi kejadian. Kepala Desa Lebak Anyar, Gugun Gunawan, S.H., hadir mendampingi jajaran Kapolres Purwakarta, Kapolsek Pasawahan, serta petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang bahu-membahu menenangkan situasi dan membantu proses evakuasi.
“Yang terpenting keselamatan warga terlebih dahulu. Setelah api berhasil dipadamkan, fokus kami langsung pada penanganan pasca kejadian dan membantu korban,” ujar Kepala Desa Lebak Anyar, Gugun Gunawan.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Sebagai bentuk kepedulian nyata, jajaran pemerintah desa, aparat, dan warga sekitar langsung menggalang aksi gotong royong di lokasi kejadian. Mereka bahu-membahu mengamankan sisa-sisa bangunan, merapikan material, hingga menyiapkan bantuan awal berupa kayu kusen dan kebutuhan logistik dasar untuk perbaikan rumah korban.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiel akibat kerusakan bangunan dan barang-barang di dalam rumah diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kemunculan api masih dalam proses penyelidikan oleh tim Pemadam Kebakaran dan aparat kepolisian.
Aksi tanggap dan solidaritas warga Dusun II ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Purwakarta Istimewa saat menghadapi musibah kebakaran. (Mustopa)





