Sulut – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memacu penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengungkapkan bahwa bansos berupa beras 10 kilogram tersebut merupakan kerjasama Pemprov Sulut dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) yang saat ini sedang disalurkan ke kabupaten/kota se-Sulut, Sabtu (31/7/2021).
“Penyalurkan bantuan ini diperuntukan bagi Keluarga yang datanya ada di Dinas Sosial akan mendapatkan 10 kg. Sementara ini bantuan sedang dijalankan,” kata Gubernur Olly.

- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Diketahui, bantuan ini menyasar 181.377 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 15 kabupaten/kota se-Sulut yang terdiri dari keluarga yang masuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 84.166 keluarga dan Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) 97.211 keluarga, dengan total beras yang disiapkan Pemprov Sulut adalah sebanyak 1.813.770 kilogram.
“Bantuan ini sudah ada di Bulog kabupaten/kota. Jadi saat ini bupati/walikota harus secepatnya menyalurkan bantuan ini supaya manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” ujar Gubernur Olly.
Per tanggal 30 Juli 2021, realisasi penyaluran bantuan sudah mencapai 66,00 persen, dengan total yang masuk dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) berjumlah 1.197.140 kilogram.
Adapun daerah yang telah 100 persen capaian penyaluran bantuannya yaitu Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.(*/JM)






